Menu

Nekat Mentato Tubuh Bayinya Hingga Menangis Kesakitan, Pria Ini Dimaki Oleh Warganet

Devi 11 Nov 2021, 15:06
Foto : India.com
Foto : India.com

RIAU24.COM - Video seorang bayi yang menangis kesakitan saat tubuhnya ditato sang ayah, jadi viral di media sosial TikTok. Momen tersebut langsung membuat warganet geram dan melayangkan kritikan tajam. Hal ini dibagikan oleh akun TikTok @buayaristaaa. Hingga berita ini dipublikasikan, video tersebut bahkan telah disaksikan 4,6 juta dan mendapatkan 100 ribu tanda suka.

Peristiwa itu sendiri terjadi di luar negeri. Dalam video, terlihat proses pembuatan tato kepada bayi yang baru berusia 6 bulan tersebut.

"Proses pembuatan tattonya. #babytattoo #baby6month #fyp," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip dari Berita Hits.

Bayi itu tampak didudukan di sebuah sofa studio tato. Bayi itu hanya mengenakan pampers, sepatu, dan penutup kepala. Sang bayi juga mengenakan sejumlah aksesoris seperti gelang dan kalung yang terbuat dari emas.

Sofa tempat duduk bayi itu juga sudah dilapisi selimut bulu agar membuat nyaman. Seorang tatto artist kemudian merajah tubuh bayi itu dengan tinta.

Tak tanggung-tanggung, bayi itu di-tato di seluruh sekujur tubuhnya. Mulai dari dada, perut, kedua tangan sampai kedua kakinya dipenuhi dengan tato.

Sang bayi sendiri juga terlihat tidak nyaman selama proses tato. Ia beberapa kali menangis saat jarum tatto menyentuh kulitnya.

Bahkan, bayi itu juga berusaha memberontak dan menyingkirkan tangannya saat akan di tato. Momen itu diduga sebagai perayaaan ulang tahun bayi yang genap berusia 6 bulan.

Hal ini terlihat dari tulisan "6 Months" yang ditata di dekat sang bayi. Sementara itu, tatto artist tetap melanjutkan pekerjaannya meski bayi itu beberapa kali menangis.

Tidak diketahui apakah tato tersebut permanen atau tidak. Kendati demikian, banyak warganet yang membanjiri kolom komentar dengan kritikan dan hujatan.

Mereka mengecam tindakan menato bayi yang dinilai sebagai penyiksaan. Namun, tidak sedikit juga yang meyakini jika tato itu tidak benar-benar permanen.

"Padahal belum tentu nanti dia besar suka sama kulitnya yang di-tato," komentar warganet.

"Astagfirullah, itu mah nyiksa bayi. Melanggar HAM guys," sahut warganet.

"Astagfirullah, kasihan sekali. Sudah banyak itu tatonya. Pasti selama pembuatan nangis terus. Orang tua apa tidak kasihan melihatnya," kritik warganet.

"Nggak tega bener denger suara tangisnya," aku warganet.

"Sakit banget itu. Anak balita gitu kulitnya masih sensitif lagi," timpal lainnya.

"Pakai logika aja kalau itu beneran ditato permanen, gak bakalan gitu nangisnya. Pasti jerit-jerit dan berontak. Orang bayinya santai, dia cuma takut sama orang yang nato," tebak warganet.

"Itu pewarna mainan bro alias tato temporary. Sudah banyak yang tahu itu," tambah yang lain.

"Walaupun tato mainan, ngelihatnya kok gak pantas ya? Anak kecil digituin. Aku aja lihatnya kasihan," balas warganet.