Disebarkan Hingga Kesekolah, LAMR Bengkalis Sedang Menyususn Buku Adat Istiadat Melayu

Dahari
Jumat, 12 November 2021 | 10:02 WIB
FGD LAMR Bengkalis R24/hari FGD LAMR Bengkalis

RIAU24.COM -BENGKALIS - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Bengkalis sedang menyusun buku batang tubuh adat istiadat melayu Bengkalis. Buku yang tengah disusun ini nantinya berisi adat istiadat dilakukan masyarakat melayu Bengkalis mulai dari lahir hingga meninggal dunia. 

Untuk memastikan buku yang dibuat menghimbun seluruh adat istiadat yang ada di masyarakat Melayu Bengkalis, LAMR Bengkalis melaksanakan Forum Grup Diskusi (FGD) dengan mengundang sejumlah stake holder terkait. 

Mereka yang hadir mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, tokoh wanita dan semua yang bergelut dalam adat istiadat melayu Bengkalis.

Baca juga: Agar Tidak Ada Kekeliruan Saat Mendata BLT DD 22, Pemdes Pambang Pesisir Gandeng 50 Tim Relawan

FGD diselenggarakan Kamis 11 November 2021 kemarin pagi hingga siang yang dilaksanakan di gedung LAMR Bengkalis di jalan Pramuka Bengkalis. 

Ketua tim penyusun Riza Pahlefi mengatakan melalui FGD ini pihaknya ingin menghimbun masukan masukan untuk menyempurnakan buku yang akan diterbitkan. 

"Kita sudah bekerja sejak bulan Maret 2021 lalu dan mengali narasumber dari tokoh tokoh masyarakat, tokoh tokoh adat dan orangtua yang selama ini bergelut dibidang adat istiadat. Saat ini dilakukan FGD untuk penyempurnaan," ungkap Riza Fahlevi

Baca juga: Berikut Jadwal Pemungutan Suara Pemilu Dan Pilkada Serentak Tahun 2024

Pihaknya berharap setelah FGD akan dirangkum hasil final dari buku ini. Kemudian akan diserahkan kepada LAMR Bengkalis dan memperbanyaknya.

"Tugas kami hanya sampai penyusunan saja, nanti akan diserahkan kepada LAMR Bengkalis untuk disebar luaskan kepada masyarakat. Sehingga bisa menjadi pedoman masyarakat melayu dalam kehidupan sehari hari,"ujarnya lagi.

Sementara itu Ketua Harian LAMR Bengkalis Datuk Sri Sofyan Said mengatakan setelah buku ini terbit pihaknya berkomitmen menyebarkan buku buku ini ke sekolah sekolah dan perpustakaan. 

"Tujuan utama penerbitan buku ini agar anak anak dan generasi muda masyarakat melayu Bengkalis memiliki literasi terkait adat adat yang ada di masyarakat melayu,"beber Sofyan Said.

"Dengan adanya buku sebatang tubuh adat istiadat melayu Bengkalis ini anak anak kita bisa membaca dan menjadikan pedoman untuk di masa masa yang akan datang,"pungkasnya.

 


Informasi Anda Genggam


Loading...