Asosiasi Tenis Wanita Minta China Selidiki Tuduhan Pelecehan Seksual terhadap Peng Shuai yang Diduga Dilakukan oleh Mantan PM China

Amerita
Senin, 15 November 2021 | 08:47 WIB
Twitter R24/ame Twitter

RIAU24.COM - Mantan pemain ganda tenis nomor satu dunia asal China, Peng Shuai, terang-terangan menuduh mantan wakil perdana menteri China memaksanya berhubungan seks beberapa tahun lalu.

Baca juga: Kisah Cinta Dipisahkan Maut di Gunung Everest, Jenazah Berserakan tak Dikebumikan


Asosiasi Tenis Wanita (WTA) meminta pemerintah China untuk menyelidiki tuduhan penyerangan seksual terhadap Zhang Gaoli.

Peng mengatakan dalam postingannya, yang dihapus sekitar setengah jam setelah dipublikasikan, bahwa dia tidak dapat memberikan bukti untuk mendukung tuduhannya.

Baca juga: Spanyol Menjadi Negara Eropa Pertama yang Menawarkan Cuti Menstruasi Hingga 3 Hari Per Bulan


WTA mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka akan mencari, "penyelidikan penuh, adil dan transparan atas tuduhan penyerangan seksual terhadap mantan pemimpin China".

"Peristiwa baru-baru ini di China mengenai pemain WTA, Peng Shuai, sangat memprihatinkan," kata ketua dan CEO WTA Tour, Steve Simon, dalam sebuah pernyataan.

"Peng Shuai, dan semua wanita, layak untuk didengar, bukan disensor. Tuduhannya tentang perilaku mantan pemimpin China yang melibatkan serangan seksual harus diperlakukan dengan sangat serius."

Zhang yang kini berusia 75 tahun, adalah wakil perdana menteri China antara 2013 dan 2018 dan pernah menjabat sebagai sekretaris partai di provinsi timur laut Shandong. Dia bertugas di Komite Tetap Politbiro antara 2012 dan 2017. 

 


China Peng Shuai
Informasi Anda Genggam


Loading...