Menu

100 Hari Pasca Alih Kelola, WK Rokan Berhasil Bor 90 Sumur dan Naikkan Produksi

Alwira 16 Nov 2021, 19:56
Ilustrasi Pekerja Pertamina/Net
Ilustrasi Pekerja Pertamina/Net

RIAU24.COM - PT Pertamina, melalui anak perusahaan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), terbukti mampu menjaga kinerja unggul Wilayah Kerja (WK) Rokan. Memasuki hari ke-100 pasca alih kelola yang jatuh pada hari ini, PHR WK Rokan telah berhasil mengebor 90 sumur tajak dan menaikkan tingkat produksi dari WK migas terbesar kedua di tanah air itu. 

"Bangsa Indonesia dan masyarakat Riau pada khususnya patut berbangga dengan kesuksesan alih kelola WK Rokan. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pemangku kepentingan terkait sehingga WK Rokan terus dapat memberikan kontribusi optimal bagi negara dan daerah,” kata VP Corporate Affairs PHR WK Rokan Sukamto Tamrin dalam sebuah acara temu media di Pekanbaru pada Selasa (16/11).

Kelancaran proses transisi dan peralihan WK Rokan layak menjadi catatan tersendiri dalam sejarah industri migas dan rujukan bagi WK migas terminasi lainnya di Indonesia.

Kelancaran alih kelola WK Rokan, di antaranya, terlihat dari kinerja keselamatan kerja dan produksi. PHR WK Rokan sejauh ini mampu mencatatkan nihil kecelakaan fatal atau zero NOA (Number of Accident).

Dari sisi produksi, PHR WK Rokan berhasil mencapai tingkat produksi sekitar 162 ribu BOPD (barel minyak per hari), atau naik 4 ribu BOPD dibandingkan sebelum alih kelola yang berada di kisaran 158 ribu BOPD. Kegiatan pengeboran sumur baru dan kerja ulang sumur lama terus dilakukan untuk meningkatkan produksi.

Produksi PHR WK Rokan menyumbangkan sekitar 25% dari total jumlah produksi minyak nasional, dan merupakan salah satu tulang punggung upaya pencapaian target produksi nasional minyak 1 juta barel per hari (bph) dan gas 12 miliar kaki kubik per hari (bscfd) pada 2030. PHR secara resmi mengelola WK Rokan terhitung sejak 9 Agustus 2021 lalu.

Halaman: 12Lihat Semua