Menu

Buat Konten Prank Perampokan, Youtuber Satu Ini Tewas Ditembaki

Fitrianto 18 Nov 2021, 09:26
Download Background
Download Background

RIAU24.COM -  Sosial media sekarang merupakan hal yang penting di dalam kehidupan masyarakat. Karena dapat memudahkan aktivitas manusia, baik dalam pekerjaan, sekolah, dan bisa di gunakan untuk hal lain yang berguna

Sosial media saat ini juga telah banyak tersaji yang bisa di akses, dan sosial media juga bisa di jadikan wadah untuk bisa menyalurkan inspirasi dalam membuat sebuah karya dalam bentuk digital. Dalam menggunakan sosmed harus benar benar pandai.

Dalam menggunakan sosial media kitab bisa dikenal banyak orang, baik itu dari hal yang positif maupun hal negative yang dilakukan baik sengaja ataupun tidak. Banyak ragam sosial media untuk kita berkreasi sepetii Instagram, Tiktok, Twitter, Facebook dan masih banyak lagi

Di sosial media juga bisa berbagi kisah dari yang mengharukan, mengenaskan, sebuah tragedi. Sosial media juga wadah juga tempat segala informasi terbaru atau terupdate.

Seperti yang beredar di sosial media Instagram dimana ada sebuah kejadian mengenai seorang youtuber yang tewas ditembaki oleh korban dari rencananya membuat sebuah konten prank peerampokan Kejadian yang dialami

Timothy Wilks, harus menjadi pelajaran untuk para kreator konten di jagat media sosial.

Dilansir dari People , Selasa (9/2/2021), pria 20 tahun ini tewas ditembak pada Jumat pekan lalu, di Nashville, Tennessee, AS, setelah membuat prank soal perampokan. Menurut keterangan Kepolisian Metro Nashville, Timothy Wilks dan seorang temannya mendekati sejumlah orang yang sedang berada di luar taman bermain Urban Air.

Wilks membawa pisau daging, dan bertindak seakan hendak merampok orang-orang dalam grup ini. Namun sebenarnya, ia dan temannya hendak membuat konten prank untuk diunggah ke YouTube .

David Starnes Jr, salah satu orang dalam kerumunan yang didekati, tak tahu bahwa Wilks sekadar melakukan prank. Kepada polisi, ia mengaku menembak sang YouTuber dengan maksud membela dirinya dan rekan-rekannya.

Polisi di Unit Kasus Pembunuhan kemudian menggelar investigasi atas klaim pembelaan diri yang diutarakan Starnes Jr. Belum ada orang yang dijadikan sebagai tersangka atas kasus ini. Prank Jadi Perampok

Ini bukan insiden pertama di Amerika Serikat, di mana para pengguna media sosial melakukan prank perampokan. Tahun lalu, YouTuber kembar Alan dan Alex Stokes didakwa karena pura-pura menjadi perampok bank.

Mereka berpakaian serbahitam, wajah ditutup dengan topeng ski, dan membawa tas berisi uang tunai. Keduanya memesan taksi daring, dan sang pengemudi menolak mengantarkan mereka.

Orang-orang yang lewat di jalan melapor polisi karena mengira mobil sang sopir hendak dibajak. Keduanya sempat dilepas polisi, tapi beberapa jam kemudian mengulangi aksi serupa di tempat berbeda. Didakwa

zxc3

Masing-masing dari mereka dituduh melakukan kejahatan penyekapan yang disebabkan kekerasan, ancaman, penipuan, dan satu dakwaan lain yakni laporan palsu mengenai keadaan darurat. Kedua YouTuber ini melakukan pembelaan dengan mengatakan tidak melakukan tindak kriminal apa pun.

Postingan di sosial media Instgram yang menjelaskan mengnenai sebuah kejadian mengenai yotuber tewas ini dibagikan melalui akun sosial media Instagram milik @seputar.netizen (15/11/2021). Setidaknya postingan tersebut telah mendapatkan sebanyak kurang lebih 2 Ribu tanda suka

@reyhan_novema235 :” Mati keadaaan konyol “

@ayuyunianto :” Nahhh bisaa jdi pelajaran tu buat yg suka konten prank ngawur dan membahayakan org lain... Mana tau ituu prank..... “

@_ilhamankdita :” Penting nya "prank settingan" “

@ridwanalwainy :” Teruskan para prankers good job “

@win_win1806 :” Udah puas ampe pindah alam???????????? “

@asfaakn :” Gasalah yh nembak sih “

zxc4

@alanaji1818 :” Next prank pura pura nembak rudal ke Negara musuh “