Warga Sebut Tujuh Anjing Diracun dan Ditemukan Mati di Sekitar Sirkuit Mandalika Jelang Grand Prix

Devi
Selasa, 23 November 2021 | 17:10 WIB
Foto ; Coconuts R24/dev Foto ; Coconuts

RIAU24.COM -  Setidaknya tujuh anjing dilaporkan ditemukan mati di sekitar Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah, dengan penduduk setempat menduga bahwa mereka diracuni menjelang grand prix sepeda motor pertama di Indonesia sejak 1997.

Menurut laporan dari media lokal, termasuk Tempo dan Kompas , warga setempat mengaku telah didekati oleh orang-orang yang meminta mereka untuk "menangkap anjing dengan meracuni mereka" agar gigi taringnya tidak mengganggu balapan di Mandalika. Beberapa juga mengaku telah ditawari Rp100.000 (US$7) untuk meracuni anjing-anjing tersebut.

Baca juga: Ini Jawaban UAS Usai Disebut Ekstrimis oleh Singapura



Beberapa penduduk mengklaim bahwa mereka menolak tawaran itu, tetapi sayangnya anjing-anjing itu menemui ajalnya sebelum waktunya beberapa hari sebelum Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK), yang berakhir pada hari Minggu.

“Anjing-anjing itu diberi telur yang telah diracuni, dan bangkainya kami temukan keesokan harinya,” kata Seneng, warga Desa Ebunut yang terletak di sekitar Sirkuit Mandalika. 

Baca juga: Cerita Jenderal Sudirman dan Nasi Oyek

Departemen Pertanian setempat, serta Perusahaan Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) milik negara, yang menyelenggarakan lomba tersebut, mengatakan mereka tidak ada hubungannya dengan insiden tersebut. Namun, mereka mengakui bahwa masalah menjauhkan hewan dari kompleks sirkuit telah dibahas dalam pertemuan menjelang acara besar. 

“Kami memang mengadakan pertemuan tentang anjing-anjing itu. Tapi masalahnya kami tidak punya obat penenang, tidak ada apa-apa,” kata Kepala Dinas Pertanian Lombok Tengah, Lalu Iskandar, kepada Tempo.

 


Informasi Anda Genggam


Loading...