Kisah Pria Bugis Dilamar dengan Mahar Rp500 Juta Beserta Telur dan Gula, Netizen: Lamar Aku Dong

Rizka
Kamis, 25 November 2021 | 13:36 WIB
google R24/riz google

RIAU24.COM -  Jagat media sosial dihebohkan dengan sebuah video keluarga perempuan di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan tengah melamar calon pengantin laki-laki.

Tidak tanggung-tanggung sang pria mendapat uang panai dengan angka yang fantastis senilai Rp500 juta.

Selain itu uang panai pria yang diketahui merupakan putra Hj. Diana, juga mendapat 200 rak telur, 5 sak terigu, bahan makanan, serta dua ekor sapi dan masih banyak lagi.

Lamaran ini menjadi unik karena keluarga perempuan yang melamar laki-laki adalah hal tabu dalam adat masyarakat bugis Makassar. Kisah lamaran ini pun menjadi perbincangan banyak orang usai videonya viral dan ditonton puluhan ribu netizen.

Baca juga: Korut Eksekusi Maati Siswa yang Selundupkan dan Jual Film Squid Game

Acara lamaran ini terjadi di Kelurahan Marawi, Kecamatan Tiroang. Usai viralnya video lamaran tersebut, ibu calon pengantin wanita, Hajah Asmira, membeberkan alasan melamar pria yang masih kuliah di Jakarta itu untuk dijadikan menantunya.

"Saya suka orang tuanya, sudah lama baku baik (hubungannya baik), anaknya juga baik, dari pesantren, saya cari menantu seperti dia, karena sangat perhatian, kalau sakit orang tuanya dia yang urus, saya kagum dengan kepribadianya," kata Asmira dilansir dari detikNews.

Antara anaknya dan calon menantunya, kata Asmira, juga sudah saling kenal. "Tapi tidak pernah bicara," ungkapnya.

Peristiwa tabu ini lantas mendapat sorotan dari netizen terlihat dalam unggahan akun Instagram @memomedsos, mereka turut meninggalkan komentar kocak.

“Lamar aku dong wkwkwkwk,” ungkap @dewo***

“Boro boro dilamar, ngelamar aja saya di tolak,” ungkap @tum***

Baca juga: 50 Tahun Menikah, Luhut Beberkan Tips Pernikahan Awet

“Ini baru emansipasi wanita..,” ungkap @mwin***

Meskipun lamaran sudah berlangsung, namun kedua keluarga masih merembukkan hari baik akad nikah yang rencananya baru akan digelar 3 atau 4 tahun ke depan.

Sebab, saat ini calon mempelai pria masih berjuang lulus kuliah dan calon mempelai wanita yang saat ini masih duduk di bangku kelas 3 SMP. Sementara identitas kedua calon pengantin ini pun masih ditutup rapat oleh pihak keluarga.


Informasi Anda Genggam


Loading...