Menu

Alasan Mengapa WHO Menamai Varian Baru COVID-19 'Omicron' dan Bukan Alfabet Yunani 'Nu' dan 'Xi

Devi 28 Nov 2021, 22:54
Foto : Internet
Foto : Internet

RIAU24.COM -  Sejak munculnya pandemi COVID-19, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengkategorikan berbagai varian virus menggunakan abjad Yunani seperti Alpha, Beta, Gamma, Delta sehingga lebih mudah dan praktis untuk dibahas oleh khalayak non-ilmiah. 

Menurut WHO, sistem klasifikasi ini memungkinkan varian dirujuk dengan cara yang lebih sederhana daripada dengan nama ilmiahnya, dan membantu mencegah orang merujuk varian berdasarkan lokasi di mana mereka terdeteksi dan menciptakan stigma.

Tetapi sekarang, ketika varian baru dari virus corona yang berpotensi lebih menular muncul di beberapa negara hanya beberapa hari setelah diidentifikasi di Afrika Selatan, kelompok penasihat WHO menamakannya 'Omicron' - melanjutkan penggunaan alfabet Yunani untuk menamai varian penting. dari virus.

Sambungan berita: zxc1
Halaman: 12Lihat Semua