Momen Nataru 2022 Pemerintah Terapkan PPKM Level 3, Ini Tanggapan ASITA Riau

Riki Ariyanto
Jumat, 03 Desember 2021 | 22:40 WIB
Momen Nataru 2022 Pemerintah Terapkan PPKM Level 3, Ini Tanggapan ASITA Riau (foto/riki) R24/riki Momen Nataru 2022 Pemerintah Terapkan PPKM Level 3, Ini Tanggapan ASITA Riau (foto/riki)
Bea Cukai

RIAU24.COM - Pada momen Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru), pemerintah telah menetapkan status PPKM level 3. Provinsi Riau juga sudah mempersiapkan ada 9 posko check point untuk memonitor aktivitas keluar masuk orang.

Menanggapi hal ini Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia/ Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) DPD Riau, menilai aturan Satgas Covid-19 untuk menetapkan status PPKM Level 3 harusnya menjadi langkah positif. Seperti yang disampaikan Plt Ketua ASITA Riau, Dede Firmansyah.

Baginya kebijakan yang diambil oleh pemerintah tujuannya memang baik, guna menghindari terjadinya pandemi COVID-19 gelombang ke 3. "Kebijakan PPKM level 3 di momen Nataru memang cocok untuk menghindari timbulnya penyebaran COVID-19 Gelombang ke 3. Sebab sudah bisa diprediksikan pergerakan masyarakat bakal banyak yang hendak melakukan perjalanan wisata, kami pahami atas kebijakan tersebut," ujar Dede, Jumat (3/12/2021).

Baca juga: Gelar Pelatihan STEM, PHR Diapresiasi Kementerian Dikbudristek

Hanya saja Plt Ketua ASITA Riau itu menilai kebijakan PPKM level 3 ini juga harus didukung dengan kontrol yang baik oleh Satgas Covid-19 di daerah. Serta dalam hal ini pemerintah sosialisasi kebijakan  kepada masyarakat bahkan masyarakat masih bisa melakukan perjalanan, bukan ditutup total.

"Artinya, masyarakat bukan tidak boleh melakukan perjalanan, hanya saja boleh melakukan perjalanan dengan syarat melaksanaan Prokes sesuai ketentuan PPKM Level 3," ujar Dede Firmansyah.

Baca juga: Mahasiswa Kukerta Balek Kampung UNRI Melakukan Kegiatan Belajar Mengajar di MI Nurul Iman Desa Kampar

Meski begitu tidak bisa dipungkiri bahwa para pelaku usaha sektor pariwisata-pun menyimpan kekhawatiran. Apalagi penurunan status PPKM di sejumlah kabupaten/kota yang baru-baru ini sudah menjadi titik pemulihan bagi usahanya.

"Saat ini para pelaku usaha pariwisata sudah mulai 'teriak', sudah mulai khawatir terkait penerapan PPKM Level 3, namun menurut saya tidak perlu khawatir, pasti ada alasan terbaik dari pemerintah dibalik kebijakan ini,"  harap Dede. 

Maka itu agar sektor pariwisata dan bisnis agen perjalanan wisata dapat bangkit lagi, perlu juga dukungan dari masyarakat. "Tentunya kita berharap masyarakat ikut saling peduli dan sama-sama mengerti bahwa kondisi sektor pariwisata termasuk yang paling terdampak pandemi. Mari disiplin prokes dan ikut vaksin karena vaksinasi aman dan sehat. Agar pandemi ini segera hilang dan kita semua beraktivitas normal kembali," harap Dede.


Informasi Anda Genggam


Loading...