Thailand Berhasil Cegat dan Sita 900 kg Sabu Tujuan Taiwan

Amerita
Sabtu, 04 Desember 2021 | 22:18 WIB
AP File R24/ame AP File
Bea Cukai

RIAU24.COM - Pihak berwenang Thailand mencegat hampir 900 kg metamfetamin yang akan menuju Taiwan di mana barang tersebut dapat dijual hingga US$88 juta, Jumat (3/12).

Baca juga: Amerika Serikat Sebut Telah Membunuh Pemimpin Senior Kelompok yang Terkait dengan al-Qaeda di Suriah


Obat itu disita oleh petugas bea cukai, disembunyikan dalam bentuk bubuk di dalam 161 lempengan silikon putih dalam paket yang ditujukan ke Taiwan.

"Sabu seberat 897kg bernilai sekitar 500 hingga 600 juta baht (US$15 juta hingga US$18 juta), tetapi begitu mereka mencapai tujuan, harganya akan bernilai 3 miliar baht dalam harga pasar," kata Direktur Jenderal Bea Cukai Thailand, Patchara Anuntasil saat konferensi pers pada Sabtu (4/12).

Baca juga: Gadis 2 Tahun di China Tewas Setelah Seorang Pengasuh Meninggalkannya di Lift


Patchara mengatakan bahwa pihak berwenang Thailand dan Taiwan sedang menyelidiki kasus ini.

Pasar metamfetamin terus berkembang dan terdiversifikasi di Asia Timur dan Tenggara, tidak terpengaruh oleh pandemi virus corona.

Pada Oktober, polisi di negara tetangga Laos menyita rekor penangkapan 55 juta tablet metamfetamin dan lebih dari 1,5 ton tablet metamfetamin di wilayah Segitiga Emas di mana perbatasan Myanmar, Thailand dan Laos bertemu.

Segitiga Emas memiliki sejarah panjang produksi obat-obatan terlarang dan baru-baru ini berfungsi sebagai pusat produksi besar-besaran untuk stimulan jenis amfetamin, terutama metamfetamin, yang digunakan oleh sindikat kejahatan Asia dengan jaringan distribusi sampai ke Jepang dan Selandia Baru.


Informasi Anda Genggam


Loading...