Siput Ini Paling Langka di Dunia, Hanya Ditemukan dalam Radius 100 km di Malaysia

Rizka
Sabtu, 04 Desember 2021 | 23:25 WIB
google R24/riz google

RIAU24.COM -  Siput api adalah salah satu spesies siput yang paling langka dan paling dicari di dunia.

Spesies luar biasa ini pertama kali ditemukan pada tahun 1938 di Lembah Telom, yang merupakan distrik Cameron Highlands di Malaysia.

Menurut pakar En Junn Kitt Foot, dari Universiti Malaysia Sabah (UMS), spesies siput yang menakjubkan ini hanya dapat dijumpai dalam radius 100km di Cameron Highlands saja.

Baca juga: Ilmuwan Wuhan Peringatkan NeoCov Coronavirus Baru Akan Timbulkan Gelombang Kematian yang Tinggi

Mereka terancam oleh penggundulan hutan, dan penghobi siput juga suka megincarnya sebagai hewan peliharaan.

Siput api, atau Platymma tweediei adalah siput darat terbesar di daerah ini.

Siput api awalnya berwarna kusam dan cokelat, tetapi warnanya bertambah seiring bertambahnya usia.

Baca juga: Menginspirasi, Wanita Ini Mampu Merubah Nasibnya, Dari Tinggal di Tempat Kumuh Hingga Bekerja di Microsoft

Karena begitu langka dan eksotisnya penghobi siput dari seluruh dunia berlomba-lomba untuk memilikinya. Satu-satunya masalah adalah bahwa mereka tidak dapat dibersarkan di penangkaran dan tidak tumbuh dengan baik di luar habitat aslinya. Jadi, mereka bisa segera punah.

Meskipun tidak banyak informasi tentang spesies ini, untuk melestarikannya penting untuk mempelajari lebih lanjut tentang mereka. Dengan mempelajarinya lebih lanjut, diharapkan dapat membantu menentukan berapa banyak dari mereka yang tersisa di alam liar, dan apa yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan mereka.


Informasi Anda Genggam


Loading...