Gajah Betina Yang Masih Menyusui Ditemukan Mati Di Perkebunan Masyarakat Tualang Muandau

Dahari
Sabtu, 11 Desember 2021 | 14:25 WIB
Kapolsek Pinggir Kompol Maitertika saat di TKP penemuan matinya seekor gajah betina R24/hari Kapolsek Pinggir Kompol Maitertika saat di TKP penemuan matinya seekor gajah betina

RIAU24.COM -BENGKALIS - Seekor gajah Jumat 10 Desember 2021 kemarin ditemukan mati di perkebunan masyarakat Dusun Api api, Desa Koto Pait, Kecamatan Tualang Muandau, Kabupaten Bengkalis Riau.

Kapolsek Pinggir Kompol Maitertika SH MH saat dikonfirmasi Riau24.com, Sabtu 11 Desember 2021 membenarkan dengan adanya penemuan satu ekor gajah mati berukuran besar.

Menurut Kompol Maitertika, sebelumnya adanya informasi masyarakat bahwa terdapat individi gajah sumatera dalam keadaan mati di perkebunan masyarakat. 

Baca juga: Ketua DPRD Bengkalis Hadiri Rakor Lintas Sektoral Terkait Pembahasan RDTR

"Berdasarkan hal tersebut BBKSDA Riau menurunkan tim kelokasi guna melakukan pengecekan serta nekropsi untuk mengetahui penyebab kematian gajah tersebut,"ujar Maitertika.

Diutarakannya, terhadap satwa tersebut merupakan berjenis kelamin betina berumur kurang lebih 25 tahun (induk red,) melalui caling hanya terdapat pada bagian sebelah kiri merupakan bagian dari sub populasi gajah Giam Siak Kecil 

"Hasil nekropsi pemeriksaan fisik bagian luar tidak ditemukan tanda tanda keracunan atau kekerasan. Bangkai sudah mengalami kaku dan terdapat timbunan gas pada bagian perut dengan posisi rebah pada bagian kanan. Pada bagian rongga mulut terutama lidah serta langit langit mulut (palatiuk durum, palatum mole) ditemukan luka melepuh atau terbakar dengan penampang yang luas,"bebernya.

Baca juga: Untuk Menampung Aspirasi Masyarakat, 45 Anggota DPRD Bengkalis Akan Melakukan Reses

Kemudian, pada pemeriksaan dibahagian organ dalam semuanya terlihat normal. Melihat dari kondisi atau ukuran uterus dari rahim yang belum kembali ke ukuran semula (involusi uteri) serta kondisi ambing kelenjar susu masih berproduksi atau menyusui menginsikasikan bahwa individu  tersebut memiliki anak.

Adapun penyebab kematian gajah tersebut diduga karena tersengat aliran listrik PLN, diperkuat dengan adan luka melepuh pada rongga mulut dengan indikasi bahwa gajah tersebut mengginggit kabel PLN serta ditemukan adanya bekas gigitan pada kabel PLN dilokasi penemuan.

"Setelah dilakukan nekropsi bangkai gajah dikuburkan diareal perkebunan dimana tempat ditemukannya satwa tersebut,"pungkasnya.

 


Informasi Anda Genggam


Loading...