Hadiri pertemuan High Level Meeting, Wabup Husni Sebut Ketersediaan Sembako di Siak Masih Aman

Lina
Rabu, 15 Desember 2021 | 17:02 WIB
Wabup Siak, Husni Merza dalam pertemuan R24/lin Wabup Siak, Husni Merza dalam pertemuan

RIAU24.COM - Inflasi sebagai salah satu indikator tingkat kemajuan negara, harus terus dijaga pada tingkat yang rendah dan stabilu ntuk dapat memberikan cukup stimulusp ada sisi produksi dunia usaha, dan tidak memberikan tekanan yang besar kepada konsumen.

Baca juga: Lantik Pengurus Mabiran, Kwarran dan LPK di Dua Kecamatan, Ini Pesan Kawarcab Siak

Seperti itu dikatakan Sekda Provinsi Riau SF Hariyanto pada pembukaan acara High Level Meeting di kantor Gubernur Riau.

Kerjasama antar daerah, sebut dia, menjadi
agenda utama dalam pembahasan rapat rapat yang diselenggarakan oleh TPID
Provinsi Riau. 

"Dengan adanya kerjasama tersebut, diharapkan ketersediaan stok bahan pangan dapat terjaga dilevel aman, sebagai tindakan antisipasi pada momen momen menjelang hari raya atau perayaan hari besar keagamaan yang berimplikasi kepada stabilnya harga pangan di Riau. Untuk mewujudkan upaya pengendalian inflasi daerah diperlukan komitmen dari
seluruh pemangku kepentingan di Provinsi
Riau."ujarnya lagi. 

Sementara itu, Wabup Siak Husni Merza menjelaskan, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Pemerintah memprioritaskan empat aspek untuk menjaga ketersediaan bahan pangan pokok, diantaranya dari sisi stok, ketersediaan pasokan, distribusi dan yang paling penting adalah stabilitas
harga. 

"Upaya Pemerintah untuk menjalankan empat aspek tersebut dengan melakukan pemantauan harga, melakukan operasi pasar, memprioritaskan roda transportasi angkutan membawa angkutan kebutuhan pokok, memperbaiki infrastruktur pada
titik-titik jalur distribusi barang, serta
melakukan pengendalian dan pengawasan
penggunaan bahan bakar demi menjaga
kelancaran dan keamanan penyaluran
bahan-bahan kebutuhan pokok. Stabilitas
harga harus mampu menghadirkan bahan
pangan pokok yang terjangkau dan dapat
meningkatkan daya beli bagi masyarakat." papar dia. 

Baca juga: Pemkab Siak Targetkan Angka Stunting 2024 Menurun Jadi 14 Persen

Kemudian dia berharap, dengan apa yang dilakukan ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Siak," Kita berharap, fenomena akan dihapusnya minyak goreng kiloan dan pupuk sawit jadi perhatian khusus, karna akan berdampak signifikan kepada masyarakat," tuturnya.(Lin)


Informasi Anda Genggam


Loading...