Hati-hati, Virus Covid-19 Kesuburan Pria dan Gerakan Sperma Jadi Lambat

Riki Ariyanto
Rabu, 22 Desember 2021 | 15:23 WIB
Hati-hati, Virus Covid-19 Kesuburan Pria dan Gerakan Sperma Jadi Lambat (foto/int) R24/riki Hati-hati, Virus Covid-19 Kesuburan Pria dan Gerakan Sperma Jadi Lambat (foto/int)

RIAU24.COM - Sedang ramai dibahas ada dampak negatif pada sperma jika seorang terinfeksi Covid-19. Menurut penelitian yang baru dirilis, dampaknya bisa sampai tiga bulan.

Dilansir dari Okezone, penelitian itu menemukan bahwa virus corona mengurangi jumlah sperma hingga 37 persen sekaligus memperlambat pergerakannya. Penelitian yang belum mendapat peer review (peninjauan sejawat) dilakukan oleh akademisi di Belgia pada 120 pria yang menderita kasus gejala Covid-19, dan telah diterbitkan dalam jurnal Fertility and Sterility pada Senin (20/12/2021).

Sampel dari semua peserta itu berusia rata-rata 35 tahun. Selah bebas gejala selama rata-rata 52 hari pada saat sampel diambil, menunjukkan penurunan 37 persen dalam jumlah sperma mereka setelah terinfeksi virus.

Baca juga: Impor Eropa atas LNG Rusia melonjak 42% di tengah perang Rusia-Ukraina

Dampak virus corona pada kesuburan pria berlangsung selama tiga bulan, para peneliti menemukan, pada saat itu jumlah sperma telah kembali ke tingkat normal. Bersamaan dengan berkurangnya jumlah sperma, terjadi penurunan 60 persen dalam kemampuan semen untuk bergerak.

Baca juga: Misi Bulan ke UEA Akan Segera Diluncurkan, Catat Tanggalnya

"Pasangan dengan keinginan untuk hamil wajib diperingatkan bahwa kualitas sperma pasca infeksi Covid-19 dapbisaat menjadi kurang optimal,” demikian disimpulkan studi itu sebagaimana dilansir RT.

Walau begitu para ilmuwan menerima bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk melihat dampak jangka panjang pada kesuburan pada pria.


Informasi Anda Genggam


Loading...