Ini Kata Luhut Soal Puncak Kasus Omicron di Indonesia

Azhar
Rabu, 12 Januari 2022 | 06:07 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Sumber: Internet R24/azhar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Sumber: Internet

RIAU24.COM -  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan waktu puncak kasus penularan COVID-19 varian Omicron di Indonesia.

Menurutnya, puncak kasus penularan COVID-19 varian Omicron akan terjadi pada awal Februari 2022 dikutip dari viva.co.id.

Hasil itu menurutnya didapat berdasarkan pengamatan terhadap pengalaman negara lain dengan kisaran waktu 40 hari, lebih cepat dari varian Delta.

Baca juga: Penantian Selama 4 Tahun, Anisa Rahma Hamil Kembar Lewat Proses Bayi Tabung

"Untuk kasus Indonesia, kita perkirakan puncak gelombang karena Omicron akan terjadi pada awal Februari," ujarnya.

Meskipun seperti itu, sebagian besar kasus yang terjadi diperkirakan akan bergejala ringan.

Alhasil, pemerintah disebutkannya telah menyiapkan strategi berbeda dibandingkan penanganan varian Delta.

Baca juga: Penjelasan Resmi Singapura Tolak UAS: Terang-terangan Sebut Non-Muslim Kafir

Tentunya, upaya ini untuk menghindari sebaran Omicron di Tanah Air.

Untuk diketahui, saat ini Omicron telah teridentifikasi di 150 negara dan menimbulkan gelombang baru dengan puncak yang lebih tinggi di berbagai negara dunia.


Informasi Anda Genggam


Loading...