Membersihkan Hidung Anak yang Tersumbat dengan Menyemprotkan Air, Bahaya Nggak Sih?

Rizka
Rabu, 12 Januari 2022 | 08:33 WIB
google R24/riz google

RIAU24.COM - Cuci hidung (irigasi nasal atau nasal irrigation) merupakan salah satu tindakan yang sedang populer dilakukan untuk mengatasi hidung tersumbat, khususnya pada anak. Orangtua biasanya menggunakan suntikan hingga alat semprot khusus cuci hidung. Sebenarnya apakah tindakan cuci hidung itu? Apakah boleh dilakukan pada anak Anda? Simak ulasannya di bawah ini.

Tindakan cuci hidung adalah terapi yang berasal dari kedokteran tradisional Ayuverda. Terapi ini dilakukan dengan cara membasahi lapisan mukosa hidung dengan cairan salin (cairan mengandung elektrolit yang biasa terdapat pada cairan infus). Tindakan tersebut dipakai sebagai terapi tambahan pada pasien dengan masalah saluran pernapasan atas.

Dr Marlyn menegaskan, prosedur ini boleh dilakukan asal oleh tenaga profesional disertai alat-alat yang higienis, disertai cairan khusus untuk membersihkan hidung terutama cairan steril yang hampir sama dengan komposisi cairan tubuh yakni NaCI 0,9 persen. 

Baca juga: Bukan Bumi Planet dengan Gunung Berapi Terbanyak di Alam Semesta

Jika anak berusia di atas 3 tahun, prosedur ini bisa saja dilakukan sendiri oleh orang tua.

"Tapi kalau ibunya sudah berpengalaman. Artinya mungkin dia sudah melihat dokter THT beberapa kali melakukan ini, kemudian sudah latihan dengan diawasi dokter THT-nya dan ibu dibolehkan melakukan ini sendiri dirumah," tambah d Marlyn yang juga praktik di Ommi Hospitals Alam Sutera dilansir dari Instagram @wawsehat.

Jika orang tua nekat melakukan prosedur ini pada batitanya di rumah, padahal belum berpengalaman, ada resiko tersedak karena cairan yang dimasukkan justru bisa singgah ke tenggorokan. Jika anak tersedak, dia bisa tidak bernapas dan berisko mengalami henti napas bahkan bisa meninggal sewaktu-waktu.

Terlebih lagi, pada anak di bawah usia 3 tahun refleks menelannya belum sempurnya. Sehingga, menurur dr Marlyn akan lebih baik jika ada pengawasan dari tenaga profesional.

Baca juga: Mengejutkan, Indonesia Dinobatkan Sebagai Pengguna VPN Terbesar Ketiga di Dunia

Ketika disuntikkan cairan ke salah satu hidung, cairan tersebut memang bisa keluar ke lubang hidung lainnya disertai ingus karena berdasarkan anatomi hidung, dibelakang hidung ada saluran yang bisa tersambung ke hidung sebelah. Sehingga, saat cairan dimasukkan, cairan tersebut akan masuk ke belakang hidung dan keluar ke hidung sebelahnya.

"Prosedur ini dilakukan utamanya untuk membersihkan dan mengurangi keluhan hidung yang tersumbat. Tapi kalau untuk anak, sebaiknya harus ke dokter THT. Kalau ibu sudah terlatih, bisa dilakukan sendiri tapi kalau takut, lebih baik ke dokter," pungkas dr Marlyn.


Informasi Anda Genggam


Loading...