Begini Cara China Tampar Amerika Soal Pelanggaran HAM Berat

Azhar
Kamis, 13 Januari 2022 | 13:45 WIB
Bendera Amerika Serikat dan China. Sumber: Internet R24/azhar Bendera Amerika Serikat dan China. Sumber: Internet

RIAU24.COM -  Begitu seringnya diserang soal isu pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) oleh Amerika Serikat (AS), Negara China membalas balik.

Pemerintah China membalasnya dengan mengait-ngaitkan isu peringatan 20 tahun pembukaan penjara Teluk Guantanamo dikutip dari rmol.id, Kamis, 13 Januari 2022.

Tak hanya kejam, penjara itu juga mereka sebut sebagai bab gelap dalam catatan Hak Asasi Manusia dunia.

Baca juga: Firaun Ini Paling Terkenal Sepanjang Sejarah, Siapa?

"Jika pernah ada kamp penahanan yang menampung Muslim, itu adalah Teluk Guantanamo," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin.

Untuk diketahui Teluk Guantanamo terletak di dalam pangkalan angkatan laut AS, dibuka pada 11 Januari 2002.

Dua dekade setelah itu, sekitar 780 narapidana ditahan di fasilitas itu, termasuk puncaknya 684 tahanan pada Juni 2003.

Mantan Presiden Barack Obama berjanji untuk menutup penjara militer di tahun pertamanya.

Baca juga: Buaya Raksasa Ini Sengaja Dilepas di Perbatasan AS-Meksiko untuk Takut-takuti Para Migran yang Hendak Nyebrang Ilegal

Namun, oposisi dari Kongres dan tantangan terkait dengan pemindahan narapidana yang aman membuat keputusan itu ditunda tanpa batas waktu sampai dibatalkan oleh penggantinya, Donald Trump.

Sementara Presiden Joe Biden mengaku berkomitmen akan menutup Guantanamo sebelum dia meninggalkan kursi kepresidenan.


Informasi Anda Genggam


Loading...