Sekjen PBB Peringatkan Dampak Situasi Ekonomi yang Terus Memburuk di Afghanistan

Amerita
Jumat, 14 Januari 2022 | 09:15 WIB
Gambar: AP R24/ame Gambar: AP

RIAU24.COM - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, memperingatkan bahwa situasi ekonomi di Afghanistan akan terus memburuk. 

Baca juga: Zhu Di Rancang Kudeta, Hasilnya Jadi Kota Terlarang di China


"Keputusasaan dan ekstremisme akan tumbuh. Kita perlu bertindak sekarang untuk mencegah keruntuhan ekonomi dan sosial. Serta menemukan cara untuk mencegah penderitaan lebih lanjut bagi jutaan warga Afghanistan," kata Guterres di markas besar PBB, Kamis (13/1).

Guterres mengatakan fasilitas kesehatan penuh, anak-anak kekurangan gizi, orang-orang membakar harta benda untuk menghangatkan diri, dan mata pencaharian hilang.

Baca juga: Terinspirasi dari Koran, Jasad Charlie Chaplin Hilang Dicuri


"Lebih dari separuh penduduk Afghanistan kini bergantung pada bantuan penyelamatan jiwa," katanya, menambahkan bahwa tanpa upaya dari masyarakat internasional, warga Afghanistan bisa menghadapi kemiskinan akut.

Guterres merinci bahwa PBB membutuhkan lebih dari $5 miliar tahun ini, guna meningkatkan dukungan pangan dan pertanian, layanan kesehatan, pengobatan untuk malnutrisi, tempat penampungan darurat, air dan sanitasi, perlindungan serta pendidikan darurat.

"Ini semua adalah investasi penting untuk membantu warga Afghanistan membantu diri mereka sendiri dalam membangun kembali kehidupan mereka dan membangun masa depan bagi anak-anak mereka," katanya.


Informasi Anda Genggam


Loading...