Inilah Makanan Khas dari Kota Paling Utara di Bumi

Fitrianto
Jumat, 14 Januari 2022 | 11:14 WIB
Kompas Internasional R24/anto Kompas Internasional

RIAU24.COM -  Svalbard terletak di antara Norwegia dan Kutub Utara. Mayoritas penghuni kepulauan bersalju ini adalah beruang kutub (sekitar 3.000 ekor), sedangkan penduduk manusia hanya ada kira-kira 2.500 jiwa.

Daerah ini sangat dingin dan gelap, bukanlah tempat tinggal yang ideal. Ketika kami berkunjung akhir Oktober lalu, suhu di sana mencapai minus 11 derajat Celcius. Matahari sama sekali tak menampakkan cahayanya sepanjang November hingga Februari.

Selain menyandang status wilayah paling utara di dunia, Svalbard juga terkenal akan Seed Vault. Sampel benih disimpan untuk persiapan menghadapi keadaan darurat.

Namun, kami pergi sejauh ini bukan untuk menjelajahi bank benih. Kami lebih tertarik dengan cita rasa kuliner khas daerah tersebut. 

Setibanya di Longyearbyen, kami bisa melihat bahwa kota itu benar-benar bangga akan reputasinya sebagai wilayah paling utara di Bumi. Ke mana pun kakimu melangkah, kamu akan menemukan supermarket paling utara, salon rambut paling utara, museum paling utara hingga pusat jajanan kaki lima paling utara.

Baca juga: Doddy Sudrajat Dapat Izin Ketemu Gala Sky, Tapi Bersyarat

Kami memilih tiga lokasi untuk merasakan seperti apa kelezatan masakan asli Arktik. Pertama, kami belanja makanan ke supermarket. 

Co-op menawarkan berbagai jenis produk yang memenuhi kebutuhan sehari-hari warga di ketinggian. Pilihannya jauh lebih beragam dari bayangan kami. Siapa sangka kita bisa mendapatkan buah-buahan dan sayuran segar dengan mudahnya di Kutub Utara. Berjalan melintasi lorong lain, mata kami tertuju pada hidangan lokal unik: dendeng rusa dan daging paus asap.

Dendeng rusa dikemas dalam bentuk stik daging yang ditambah merica. Kami tidak berharap apa-apa saat membayarnya, tapi ternyata rasanya cukup enak dan sangat kuat. Hampir tidak ada bedanya dengan sosis asap biasa. Mengunyah daging Rudolph tak jauh dari rumah Sinterklas ternyata menegangkan juga ya

Lain ceritanya dengan daging paus. Rasanya aneh. Mirip ikan, tapi meninggalkan rasa steak daging di mulut. Semakin membingungkannya lagi, teksturnya lembut dan kenyal — tapi sangat sangat asin. 

Lebih enak jadi camilan ditambah keju Norwegia, sesuai rekomendasi tukang daging di supermarket.

Postingan di sosial media Instgram yang menjelaskan mengnenai makanan khas kota paling utara di bumi ini dibagikan melalui akun sosial media Instagram milik @seputar.netizen (13/01/2022). Setidaknya postingan tersebut telah mendapatkan sebanyak kurang lebih Seribu tanda suka

@mdkhrl_kfr :" Pantesan di sana banyak org membunuh dog sea "

@watimuchdi :" Bacanya aja sampai kedinginan  "

Baca juga: Prabowo Izinkan Militer Singapura Latihan Perang di Indonesia, Kenapa?

@trinovia6 :" Jdi inget film vampir yg itu deh "


Makanan Khas
Informasi Anda Genggam


Loading...