Kawanan Gajah di Sri Lanka Makan Sampah Plastik, Puluhan Ekor Mati

Rizka
Sabtu, 15 Januari 2022 | 15:15 WIB
Google R24/riz Google

RIAU24.COM -  Kawanan gajah liar mengais makanan di tempat pembuangan sampah di desa Pallakkadu, Sri Lanka. Puluhan ekor gajah telah mati setelah mengkonsumsi sampah plastik.

Gajah liar mengais makanan di tempat pembuangan sampah terbuka di desa Pallakkadu di distrik Ampara, sekitar 210 kilometer (130 mil) timur ibukota Kolombo, Sri Lanka, Kamis, (6/1). 

Para ahli konservasi dan dokter hewan memperingatkan bahwa sampah plastik di TPA terbuka di Sri Lanka timur membunuh gajah di wilayah itu, setelah dua lagi ditemukan mati selama akhir pekan.

Baca juga: Tragis, Remaja 16 Tahun Tewas di Dekat Halte Bus di Yerusalem

Pagar listrik yang didirikan secara ilegal dan perangkap yang dipasang untuk mencegah gajah liar memasuki pemukiman manusia terlihat di Ashraf Nagar di distrik Ampara.

Jumlah gajah telah berkurang dari sekitar 14.000 pada abad ke-19 menjadi 6.000 pada tahun 2011, menurut sensus gajah pertama di negara itu. 

Mereka semakin rentan karena hilangnya dan degradasi habitat alami mereka. Banyak yang menjelajah lebih dekat ke permukiman manusia untuk mencari makanan, dan beberapa dibunuh oleh pemburu liar atau petani yang marah karena kerusakan tanaman mereka.

Sekitar 20 gajah telah mati selama delapan tahun terakhir setelah mengkonsumsi sampah plastik di tempat pembuangan sampah.

Baca juga: Pencopet di Sekitar Menara Eiffel Jadi Tantangan Berat Bagi Pihak Kepolisian Paris Sebelum Olimpiade 2024

Pemeriksaan hewan yang mati menunjukkan bahwa mereka telah menelan sejumlah besar plastik yang tidak dapat terurai yang ditemukan di tempat pembuangan sampah, kata dokter hewan satwa liar Nihal Pushpakumara.

Hal ini dikarenakan gajah-gajah tersebut kehilangan habitat alaminya.


Informasi Anda Genggam


Loading...