Tak Berani Bawa Keluarganya Tanpa Perlindungan ke Inggris, Pangeran Harry Tawarkan Sewa Polisi Pakai Dana Pribadi, Ditolak

Amerita
Senin, 17 Januari 2022 | 10:03 WIB
Harry dan Meghan R24/ame Harry dan Meghan
Bea Cukai

RIAU24.COM - Pangeran Harry mengajukan gugatan judicial review terhadap keputusan pemerintah Inggris yang tak mengizinkannya membayar sendiri perlindungan polisi selama berada di Inggris.

Baca juga: Pembunuhan Berantai Ini Jadi yang Paling Kejam Sepanjang Sejarah, Sudah Tahu?


Perwakilan hukum Pangeran Harry mengatakan pada Sabtu (15/1) bahwa Harry ingin membawa anak-anaknya Archie dan Lilibet untuk mengunjungi Inggris, tapi terlalu berisiko tanpa perlindungan polisi.

Perwakilannya itu mengatakan bahwa Pangeran Harry ingin membayar sendiri biaya perlindungan polisi. 

Baca juga: Dikonfirmasi! Cha Eun Woo Akan Bintangi Film Hollywood 'K-Pop: Lost in America'


Namun, tim keamanan pribadinya di AS tidak memiliki yurisdiksi atau akses ke informasi intelijen di  Inggris.

"Duke dan Duchess of Sussex secara pribadi mendanai tim keamanan swasta untuk keluarga mereka, namun keamanan itu tidak dapat meniru perlindungan polisi saat berada di Inggris," bunyi sebuah pernyataan.

"Dengan tidak adanya perlindungan seperti itu, Pangeran Harry dan keluarganya tidak dapat kembali ke rumahnya (Inggris)."

Harry dan istrinya, Meghan, kehilangan perlindungan polisi yang didanai Inggris saat mengundurkan diri dari posisi mereka di kerajaan dan pindah ke Amerika Utara pada 2020. 

Putri Harry dan Meghan yang berusia 7 bulan, Lilibet, belum bertemu dengan nenek buyutnya, Ratu Elizabeth II, dan anggota keluarga kerajaan lainnya.

Pernyataan itu menyatakan bahwa Harry menawarkan untuk secara pribadi membayar perlindungan polisi Inggris untuk dirinya dan keluarga pada Januari 2020, selama pembicaraan dengan ratu mengenai masa depan Sussex. Tawaran itu ditolak.

"Tujuan Pangeran Harry sederhana - untuk memastikan keselamatan dirinya dan keluarganya saat berada di Inggris sehingga anak-anaknya dapat mengetahui negara asalnya," tulis pernyataan tersebut. 

Sementara pemerintah Inggris menegaskan bahwa sistem keamanannya ketat dan proporsional, mereka menolak mengomentari rinciannya


Informasi Anda Genggam


Loading...