Kedai Syariah Bantan OJK Diresmikan Wabup Bengkalis

Dahari
Rabu, 19 Januari 2022 | 15:55 WIB
Wabup Bengkalis H Bagus Santoso R24/hari Wabup Bengkalis H Bagus Santoso

RIAU24.COM -BENGKALIS - Setelah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada akhir 2021 lalu, Kedai Syariah Bantan yang merupakan jaringan Kantor PT Bank Riau Kepri ke 173, diresmikan oleh Wakil Bupati Bengkalis H Bagus Santoso, Rabu 19 Januari 2022.

Peresmian ditandai penandatanganan prasasti dan dilanjutkan pengguntingan pita di pintu masuk bersama Direktur Utama Bank Riau Kepri Andi Buchari dan Kepala OJK Riau, Luthfi. Menariknya lagi, acara peresmian dimulai dengan pembacaan Wahyu Illahi dari Anisa, Hafizh cilik juara tingkat nasional yang merupakan anak dari pegawai Bank Riau Kepri. 

Direktur Utama Bank Riau Kepri, Andi Buchari dalam sambutan pembukanya menyampaikan salam hormat kepada Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso, Kepala OJK Riau Luthfi berserta tamu undangan yang sudah meluangkan waktunya untuk menghadiri peresmian Kantor Bank Riau Kepri Syariah Bantan. 

"Dengan diresmikannya kantor BRK Kedai Syariah Bantan ini, maka jumlah Kantor Bank Riau Kepri menjadi 173 jaringan yang tersebar di Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau serta satu kantor di Jakarta. Ini semua tentu merupakan bagian dari komitmen BRK untuk terus memperluas jaringan kantor dalam rangka meningkatkan layanan perbankan khususnya perbankan syariah dari Unit Usaha Syariah,"ungkap Andi Buchari, Rabu 19 Januari 2022.

Baca juga: Dalam Hal Ini, PMII Kabupaten Bengkalis Apresiasi Bupati Kasmarni

Dalam satu bulan terakhir ini, kata Andi, Bank Riau Kepri sudah meresmikan 3 kantor Kedai Syariah yakni di Tenayan Raya Pekanbaru, Kubu Kabupaten Rohil dan di Bantan Kabupaten Bengkalis. 

"Ini merupakan bagian dari proses yang sedang kita lakukan dalam rangka mengkonversi Bank Riau Kepri menjadi Bank Umum Syariah sesuai keputusan pemegang saham, dan tentunya yang dalam hal ini kami mendapatkan dukungan yang terbesar dari Otoritas Jasa Keuangan,"ucap Dirut Bank Riau Kepri lagi. 

Andi berharap, pembukaan Kedai Syariah Bantan ini dapat menangkap potensi-potensi ekonomi yang ada di daerah ini dalam layanan perbankan syariah yang lebih dekat kepada masyarakat. 

"Kami berharap Kedai Syariah Bantan ini bisa memberikan sumbangsih serta ambil untuk ikut mengembangkan daerah ini. Pertama bagaimana kita membangkitkan kembali ekonomi masyarakat di tengah-tengah masa pandemi covid 19,"ujarnya.

Andi juga menegaskan agar seluruh staf dan pimpinan seluruh personil dari Kedai Syari'ah Bantan ini bisa memberikan yang terbaik dan juga ikut berkontribusi memberikan manfaat bagi pemerintah daerah maupun bagi seluruh masyarakat sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Selaku pemberi izin operasional, pihak Otoritas Jasa Keuangan Riau, yakni Kepala OJK Riau, Lutfhi ikut hadir dalam peresmian Kedai Syariah Bantan itu. Beliau hadir untuk menyampaikan progres dan capaian Bank Riau Kepri sebagai bank daerah kebanggaan masyarakat Riau dan Kepri 

Baca juga: Konferprov XV PWI Riau Digelar di Bengkalis 22 Juni 2022

Lutfhi menyebutkan untuk perizinan BRK menjadi Bank Umum Syariah secara penuh akan keluar dalam waktu dekat. Sehingga diharapkan market share dari kegiatan sehari-hari perbankan ini akan bertambah dan juga akan mengambil andil dalam peningkatan ekonomi. Salah satunya untuk meningkatkan kinerja produk dan layanan yang sudah ada serta menjadi pilihan utama masyarakat Provinsi Riau.

"Sebagai informasi awal juga, dalam waktu yang tidak terlalu lama, perizinan konversi Bank Riau Kepri menjadi Bank Syariah penuh akan keluar. Nanti akan menjadi tidak hanya Unit Usaha Syariah tetapi menjadi Bank Umum Syariah," kata Lutfhi saat memberikan sambutan di depan Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso beserta undangan lainnya. 

Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Riau berharap dengan adanya jaringan kantor 173 Bank Riau Kepri ini dapat melayani kebutuhan transaksi keuangan masyarakat yang belum mendapatkan akses keuangan sebelumnya dengan diikuti ketentuan yang ada sebagai wujud penerapan nilai-nilai agar tumbuh sehat dan berkembang. 

Dalam acara ini juga Bank Riau Kepri menyerahkan program kemitraan yaitu berupa bantuan kepada mushola Al Muhajirin, masjid Al-Firdaus dan bantuan perlengkapan Madrasah Aliyah. Penyerahannya langsung dari Direktur Utama Bank Riau Kepri Andi Buchari kepada Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso yang kemudian diserahkan kepada masing-masing perwakilan masjid. 

Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso menyampaikan apresiasi Pemkab Bengkalis kepada Bank Riau Kepri yang telah mendirikan kantor kedai Syariah Bantan. Sebab kehadiran Kedai Syariah ini akan semakin berkah dan dapat meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Bantan khususnya.

"Mudah-mudahan dengan adanya kedai syariah, akses perbankan lebih dekat lagi bagi masyarakat Bantan. Keberadaan kantor Kedai Syariah Bantan ini merupakan salah satu jaringan kantor kas Bank Riau Kepri untuk membantu kemudahan akses perbankan bagi masyarakat di Bantan. Saat ini jumlah penyertaan modal Bengkalis di BRK sebesar Rp 131.606.200.000,- dengan persentase 11.96 persen. Penyertaan modal ini salah satunya dengan membuat pinjaman modal kepada masyarakat usaha mikro kecil dan menengah (UMKM),"ungkap Wabup Bagus Santoso.

Pemberdayaan ekonomi syariah, kata Bagus, dapat dilakukan dengan membuat program usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Adapun yang termasuk kedalam usaha kecil menengah mencakup seluruh kios di pasar tradisional, warung dan kedai yang banyak dikelola oleh masyarakat. 

"Melalui UMKM dapat memberikan peluang kepada umat untuk keluar dari zona kemiskinan menuju kesejahteraan. Selain itu, UMKM juga membentuk umat menjadi pengusaha-pengusaha yang tangguh dalam masa susahnya ekonomi saat ini. Menggerakkan UMKM adalah solusi kemakmuran umat,"katanya.

Saat ini, kata Bagus, masyarakat memiliki respon positif terhadap sebuah bank. Buktinya, banyak masyarakat yang berhubung bank. Sehingga transaksi atau perputaran uang dari suatu daerah lebih dinamis.

Itulah cara mewujudkan tanggung jawab pihak bank menjaga kepercayaan masyarakat sebagai mitranya, tanpa nasabah, bank bukan apa-apa. respon itu wajib dijawab peningkatan fasilitas dan layanan yang baik dari pihak bank.

"Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat Bantan untuk memanfaatkan keberadaan Kedai Syariah BRK ini sebagai salah satu motor penggerak perekonomian di daerah ini. salah satunya melalui budaya gemar menabung dan memanfaatkan program penyaluran kredit. Saya mengimbau kepada masyarakat untuk membiasakan budaya menabung,"ujarnya.

Dengan adanya kantor Kedai Syariah Bantan, kata Wabup, masyarakat sangat terbantu hal pelayanan perbankan di kecamatan Bantan serta dapat mendukung ekonomi kerakyatan untuk mewujudkan smart ekonomi kerakyatan.

 


Informasi Anda Genggam


Loading...