Gempa Jepang Melukai 13 Orang, Tidak Ada Peringatan Tsunami

Devi
Minggu, 23 Januari 2022 | 09:25 WIB
Foto : Internet R24/dev Foto : Internet

RIAU24.COM -  Gempa berkekuatan 6,6 SR mengguncang barat daya Jepang pada Sabtu dini hari, 22 Januari, melukai 13 orang, kata pihak berwenang dan media setempat.

Tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan setelah gempa melanda dengan pusat gempa di kedalaman 45 km pada pukul 01:08 waktu setempat pada hari Jumat di lepas pantai Kyushu, pulau paling selatan dari empat pulau utama Jepang, kata Badan Meteorologi Jepang (JMA).

Baca juga: Heboh, Orang Ini Sudah Cicipi Ayam KFC di Lebih 50 Negara Berbeda



Gempa tersebut menyebabkan guncangan di prefektur Oita dan Miyazaki yang diukur 5+ pada skala intensitas seismik Jepang, yang memiliki maksimum 7, kata badan tersebut.

Tiga belas orang terluka di daerah terdekat, termasuk dua orang berusia 80-an yang terluka parah, lapor surat kabar Yomiuri , mengutip pihak berwenang setempat.

Baca juga: IOC: Atlet Rusia yang Tidak Mendukung Invasi ke Ukraina Dibolehkan Ikut Serta dalam Kompetisi



Beberapa laporan kerusakan bangunan, pipa air dan jalan telah dikonfirmasi, kata lembaga penyiaran publik NHK.

Tidak ada kelainan yang dilaporkan di pembangkit listrik tenaga nuklir Ikata, yang dioperasikan oleh Shikoku Electric Power, atau pembangkit Sendai yang dioperasikan oleh Kyushu Electric Power (9508.T) di Jepang selatan , kata Otoritas Regulasi Nuklir.

“Dulu, gempa kuat 10% hingga 20% diikuti gempa dengan tingkat yang sama, jadi waspadai gempa lain dengan skala intensitas hingga 5+ di wilayah yang mengalami guncangan besar, selama sekitar satu minggu,” katanya. JMA mengatakan dalam sebuah pernyataan.


Informasi Anda Genggam


Loading...