Diduga Kesal Musik Terlalu Keras, Dua Bule Inggris Disabit di Thailand

Amerita
Minggu, 23 Januari 2022 | 20:32 WIB
news R24/ame news

RIAU24.COM - Seorang pria Inggris yang tewas dalam serangan sabit di Thailand telah diidentifikasi sebagai ayah dari dua anak, Marcus Evans.

Baca juga: 48 Kilogram Sabu Dimusnahkan, Polda Riau Juga Tangkap 18 Pelaku


Evans, yang berasal dari Somerset, ditikam di leher dengan pisau sabit di distrik Muang, Kanchanaburi pada dini hari, Sabtu (22/1).

Pria Inggris lainnya, yang diduga berasal dari Nuneaton, juga terluka parah dalam serangan itu dan dibawa ke rumah sakit.

Baca juga: Viral! Niat Rampas Makanan, Bocah 8 Tahun di China Ini Tendang dan Injak Kepala Balita 2 Tahun


Kedua pria itu dilaporkan sedang mendengarkan musik dan minum-minum lewat pukul 3 pagi ketika mereka diserang dengan kejam.

Seorang pria Thailand (23) didakwa atas pembunuhan dan percobaan pembunuhan hari ini.

Adria Licci (59), teman Evans yang juga tinggal di Thailand, mengaku tiba di daerah itu pada 17 Desember.

Dia mengatakan bahwa Evans dan korban lainnya mengenal penyerang mereka dan sebelumnya telah memberinya rokok dan minum bersamanya.

"Kami rasa masalah ini disebabkan oleh orang-orang yang memainkan musik keras, tetapi ini seharusnya didiskusikan dan diselesaikan. Seharusnya tidak harus dengan kekerasan ini," kata Licci.

Polisi menangkap tersangka pada pukul 8.49 pagi setelah menemukannya bersembunyi di kamar kerabat di seberang tempat serangan itu terjadi.


Inggris Thailand
Informasi Anda Genggam


Loading...