Menu

Selain Menaikkan Upah Minimum, Ini Cara Lain Jerman Atasi Kekurangan Ratusan Tenaga Kerja

Azhar 24 Jan 2022, 11:16
Bendera Jerman. Sumber: Anadolu Agency
Bendera Jerman. Sumber: Anadolu Agency

RIAU24.COM -  Lantaran mengalami ketidakseimbangan demografis, sekaligus kekurangan tenaga kerja di sektor-sektor utama yang berisiko menghambat pemulihan dari pandemi virus corona, Pemerintah Jerman putar otak.

Mereka menarik 400.000 pekerja terampil dari luar negeri setiap tahun dikuti dari DW Indonesia, Senin, 24 Januari 2022.

Tindakan ini dibenarkan pemimpin fraksi Partai Liberaldemokrat FDP Christian Duerr.

"Kekurangan pekerja terampil telah menjadi sangat serius sekarang, sehingga secara dramatis memperlambat ekonomi kita,” katanya.

Menurutnya, hanya dengan cara itu mereka dapat menutup ketimpangan di negara mereka.

"Kita hanya bisa mengatasi masalah angkatan kerja yang menua ini dengan kebijakan imigrasi modern. Kita harus mencapai 400.000 pekerja terampil dari luar negeri secepat mungkin," tambahnya.

Aksi ini didukung dari tindakan partai pemerintah, SPD, Partai Hijau dan FDP yang menyepakati reformasi UU imigrasi.

Serta memudahkan kedatangan tenaga kerja terampil dari luar Uni Eropa, dan dan menaikkan upah minimum menjadi 12 euro per jam.