Benarkah Ngemil di Malam Hari Bikin Gemuk? Begini Penjelasannya

Amerita
Rabu, 26 Januari 2022 | 12:49 WIB
ilustrasi/net R24/ame ilustrasi/net

RIAU24.COM - Kebanyakan dari kita gemar ngemil di malam hari, kadang-kadang bahkan setelah makan malam.

Baca juga: Inilah yang Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Makan Telur, Bisa Panjang Umur Lho...


Menurut Survei Makanan dan Kesehatan 2021 Dewan Informasi Makanan Internasional yang berbasis di Washington DC, sekitar 65 persen mereka yang disurvei makan setidaknya satu camilan di malam hari dan hampir 50 persen ngemil antara pukul 9 dan 11 malam.

Pertanyaan yang sering diajukan adalah, apakah makan malam bisa mempersulit penurunan berat badan, atau malah membuat berat badan bertambah?

Studi di Jepang menemukan bahwa ngemil di malam hari tidak hanya mengurangi pembakaran lemak, tapi juga meningkatkan kadar kolesterol total dan LDL dalam darah.

Baca juga: Waspada, Ini Gejala Klinis Penyakit Mulut dan Kuku pada Sapi, Kambing dan Babi


Ini menunjukkan bahwa makan malam mengubah metabolisme lemak dan meningkatkan risiko penambahan berat badan dan obesitas.

Penelitian yang diterbitkan di Chronobiology International, menemukan bahwa pengaturan waktu makan lebih penting daripada olahraga teratur untuk mencegah obesitas.

Menurut Colleen Rauchut Tewksbury Ph.D, MPH, RDN, CSOWM, LDN, Juru Bicara Nasional untuk Academy of Nutrition and Dietetics, mengatakan bahwa makan lebih awal di malam hari lebih baik untuk mengelola berat badan daripada makan sedikit lebih larut. 

Selain menyebabkan perubahan hormon yang memengaruhi nafsu makan dan mengubah ritme sirkadian tubuh, ngemil sebelum tidur juga meningkatkan risiko refluks asam.


Informasi Anda Genggam


Loading...