Khawatir dengan Efek Samping Vaksin COVID-19 dengan Penyakitnya, Rumah Sakit Tolak Berikan Pria Ini Transplantasi Jantung

Amerita
Kamis, 27 Januari 2022 | 13:10 WIB
 DJ Ferguson R24/ame DJ Ferguson

RIAU24.COM - Rumah sakit di Boston akhirnya angkat bicara setelah seorang pria mengklaim tak diberikan jantung karena menolak divaksinasi COVID-19.

Baca juga: Waspada, Ini Gejala Klinis Penyakit Mulut dan Kuku pada Sapi, Kambing dan Babi


Pria itu menambahkan bahwa sebagian besar program transplantasi di seluruh negeri menetapkan persyaratan serupa.

Keluarga DJ Ferguson mengatakan bahwa Brigham and Women's Hospital menolak untuk memberinya transplantasi lantaran belum divaksin.

“Kami benar-benar tersudut sekarang. Ini sangat sensitif terhadap waktu. Ini bukan hanya masalah politik. Orang harus punya pilihan!” kata keluarga itu dalam permohonan penggalangan dananya.

Baca juga: Penelitian Menunjukkan, Gadis Remaja di Inggris Menggunakan Vape Sebagai Penekan Nafsu Makan


Ibu DJ, Tracey Ferguson, menegaskan bahwa anaknya tidak menentang vaksinasi, namun karena didiagnosis menderita fibrilasi atrium, dia khawatir dengan efek samping vaksin COVID-19.

“DJ adalah pasien yang terinformasi. Dia ingin diyakinkan oleh dokternya bahwa kondisinya tidak akan lebih buruk atau fatal dengan vaksin COVID ini,” tambah Tracey.

Brigham and Women's Hospital menolak mengomentari kasus DJ Ferguson, dengan alasan undang-undang privasi pasien.

“Saat ini ada lebih dari 100.000 kandidat dalam daftar tunggu untuk transplantasi organ dan kekurangan organ yang tersedia, sekitar setengah dari orang dalam daftar tunggu tidak akan menerima organ dalam waktu lima tahun,” kata rumah sakit.

 


Informasi Anda Genggam


Loading...