Tim Sosialisasi dan Edukasi Polres Inhil Beri Penyuluhan Vaksinasi Anak di SDN 003 Tembilahan  

Ramadana
Kamis, 27 Januari 2022 | 20:45 WIB
Saat sosialisasi R24/rgo Saat sosialisasi

RIAU24.COM - Polres Inhil melakukan kegiatan sosialisasi, edukasi dan penyuluhan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di SDN 003 Tembilahan, Kamis 27 Januari 2022. 

Baca juga: Pemkab Inhil Gelar Pelatihan Politik Bagi Perempuan Tahun 2022

Kabag Ops Polres Inhil Kompol Rizki Hidayat, memimpin tim sosialisasi dan edukasi Polres Inhil untuk bertemu orangtua dan wali murid di ruang pertemuan SDN 003 Tembilahan.

Kegiatan sosialiasi ini juga dihadiri Kepala Sekolah SDN 0O3 Tembilahan Sastra Petni, S.Pd.SD serta para majelis guru SDN 003 Tembilahan.

Kabag Ops Polres Inhil selaku Pamenwas Kompi siaga 1 memberikan pengetahuan seputar vaksinasi kepada 58 orangtua, atau wali murid SDN 003 Tembilahan yang hadir pada kesempatan tersebut.

Kabag Ops Polres Inhil Kompol Rizki Hidayat menuturkan, tim sosialisasi dan edukasi Polres Inhil memberikan pemahaman bahwasannya semua harus mendukung program pemerintah untuk percepatan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun.

“Vaksinasi ini untuk membangun herd imunity dan sebagai bentuk kesiapan anak-anak untuk proses pembelajaran tatap muka 100 persen,” ungkap Kompol Rizki mewakili Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan.

Kompol Rizki menambahkan, pihaknya juga menyampaikan himbauan agar para wali murid mendaftarkan anak-anaknya untuk ikut vaksinasi anak usia 6-11 tahun agar terwujudnya percepatan vaksinasi terhadap anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Inhil.

“Hasil yang diharapkan dari sosialisasi ini agar para orangtua atau wali murid paham bahwasannya betapa pentingnya pelaksanaan vaksinasi terhadap anak usia 6-11 tahun,” tutur Kompol Rizki.

Rizki menyampaikan, di beberapa daerah, hoaks berperan memperlambat vaksinasi COVID-19. Masyarakat dibuat takut dan khawatir terhadap efek vaksinasi, yang dilebih-lebihkan dan dibesar-besarkan.

"Vaksin COVID-19  yang digunakan untuk masyarakat dan anak usia 6 sampai 11 tahun ini aman dan berkhasiat, sudah mendapatkan izin Badan POM. Jangan ragu dan menunda vaksinasi hanya karena mendengar isu atau kabar tidak benar yang beredar," kata Rizki.

Rizki mengatakan, pemerintah telah memastikan vaksin aman dan berkhasiat, proses vaksinasinya dilakukan dan diawasi secara ketat oleh tim vaksinator yang berpengalaman.

Di sisi lain, lanjut Rizki, peningkatan kewaspadaan juga dilakukan seiring bermunculannya kasus varian Omicron yang telah masuk ke Indonesia. Oleh Karena itu, tak lupa kami mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

"Saya meminta semua pihak kembali menegakkan protokol kesehatan dan segera daftarkan vaksinasi kepada anak usia 6 samapi 11 tahun," tegas Rizki. 

Baca juga: Polres Inhil Tangkap Pelaku Begal di Tembilahan

Dalam kesempatan tersebut Kompol Rizki juga tampak didampingi Kanit Regident Sat Lantas Iptu Fauzan Putra Hantama, S.A.P, Pamatwil Vaksinasi Polda Riau AKBP Rahayu.


Informasi Anda Genggam


Loading...