Disdagprin Bengkalis Rapat Pembinaan Pedagang Kaki Lima

Dahari
Jumat, 28 Januari 2022 | 15:21 WIB
Rapat pedagang kaki lima R24/hari Rapat pedagang kaki lima

RIAU24.COM -BENGKALIS - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Kabupaten Bengkalis menggelar rapat koordinasi pembinaan pedagang kaki lima, pusat wisata kuliner, Kamis, 27 Januari 2022 kemarin.

Rapat diikuti sejumlah perangkat daerah terkait antara lain Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Badan Pendapatan Daerah, Satpol PP, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pariwisata, Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kominfotik.

Dalam rapat ini diikuti oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra Putra untuk memberi masukan terhadap masalah yang riskan terjadi.

Baca juga: Kondisi Belumpur Tak Menyurutkan Semangat Tim Satgas TMMD Kodim Bengkalis Saat Pengerjaan Fisik

Plt. Kepala Disdagprin Zulpan mengatakan rapat yang dilaksanakan ini merupakan langkah awal dalam pelaksanaan pembinaan pedagang kaki di Kecamatan Bengkalis.

"Hal ini dilakukan sesuai dengan instruksi Bupati Bengkalis Kasmarni, kedepan juga akan dilakukan pembinaan di Kecamatan Mandau dan lainnya,"ujar Zulpan.

Zulpan menambahkan untuk pedagang kaki lima yang berjualan berdasarkan ruas jalan sebanyak 182 pedagang yang tersebar dengan rincian, Jalan Jenderal Sudirman 18, Pattimura 1, Tandun 2, Kelapapati Tengah 2, Ahmad Yani 38, Hos Cokroaminoto 5, Gatot Subroto 21, Jalan Antara 1, Jalan Pelabuhan (capcin) 59, dan lapangan pasir 35.

Baca juga: Satgas TMMD Kodim Bengkalis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara

"Kemudian untuk data pertamini berdasarkan ruas jalan di wilayah Bengkalis kota sebanyak 17 pertamini, yakni Jalan Jenderal Sudirman 3, Pattimura 1, Tandun 1, Kelapapati Tengah 2, Ahmad Yani 1, Hos Cokroaminoto 1, Gatot Subroto 5, Antara 1, Hangtuah 1, Damon 1," ujar Zulpan.

Jelas Zulpan, rencana aksi yang dilakukan Disdagprin melalui imbauan, pertemuan, peringatan dan penertiban kedepan diharapkan para pedagang agar patuh terhadap imbauan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah.

 


Informasi Anda Genggam


Loading...