Taliban Selamatkan Nayawa Wartawan Selandia Baru yang Kondisinya Seperti Ini

Azhar
Senin, 31 Januari 2022 | 06:17 WIB
Charlotte Bellis. Sumber: New York Post R24/azhar Charlotte Bellis. Sumber: New York Post

RIAU24.COM -  Seorang jurnalis asal Selandia Baru, Charlotte Bellis ditolong Taliban.

Aksi ini terjadi ditengah dunia disibukkan dengan segelumit pertanyaan atas jaminan hak-hak perempuan yang kini disodorkan pada negara Afghanistan dikutip dari rmol.id, Minggu, 30 Januari 2022.

Semua bermula ketika dia tidak menyadari kehamilannya sampai ia tiba di Doha, Qatar.

Baca juga: Kabar Internasional: Gelombang Dingin di Xinjiang Telah Menewaskan Tujuh Orang 

Berdasarkan aturan wilayah itu, ilegal bagi seorang perempuan yang tidak menikah hamil di Qatar.

Alhasil, Bellis merahasiakan kehamilannya dan berusaha keras untuk kembali pulang.

Tetapi Bellis diberi tahu bahwa ia tidak memenuhi syarat untuk masuk ke negaranya.

Baca juga: Sssttt! China Diam-diam Lakukan Hal Tak Terduga Ini Pada Rusia

Di tengah keterbatasannya, ia mencoba menelepon seorang senior Taliban dan diberitahu bahwa ia bisa melahirkan di Afghanistan.

"Ini terasa seperti pelanggaran kepercayaan. Ketika Taliban menawarkan Anda, seorang wanita hamil yang belum menikah, tempat yang aman, Anda tahu situasi Anda kacau," katanya.


Informasi Anda Genggam


Loading...