Belajar dari Kecelakaan Ganjar Pranowo, Ini Cedera yang Dialami Pengendara Sepeda dan Cara Mengatasinya

Rizka
Senin, 07 Februari 2022 | 09:01 WIB
google R24/riz google
Bea Cukai

RIAU24.COM -  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengalami kecelakaan saat bersepeda di Kota Semarang, Minggu (6/2). Ia pun harus menjalani operasi di Rumah Sakit Umum Pusat Dokter Kariadi Kota Semarang.

Cedera yang dialami Ganjar terjadi karena tangan kanannya menumpu beban tubuh saat terjatuh dari sepeda. 

Menurut Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Sekretariat Daerah Jawa Tengah, Agung Kristianto mengatakan bahwa Ganjar mengalami kecelakaan saat melintasi jembatan Banjir Kanal Barat Kota Semarang, tak jauh dari Hotel Siliwangi dalam kegiatan rutin "gowes". 

Gowes merupakan kegiatan rutin yang dijalani Ganjar hampir setiap hari. Kegiatan itu dijadikannya untuk menyapa masyarakat sekaligus menyampaikan program. 

Baca juga: Ini Cara Sri Mulyani Tempuh S2 di Negeri Orang Sambil Jaga Anak

Ternyata tak hanya cedera tangan yang bisa mengancam pengendara sepeda atau pesepeda seperti Ganjar. Dokter Konsultan Cedera Olahraga dan Artroskopi Andi Nusawarta pun menguraikan beberapa cedera umum bagi pengendara sepeda dan cara menghindarinya dilansir dari akurat.co.

Cedera tendon akiles

Tendon akiles merupakan jaringan otot yang menghubungkan betis dengan tumit kak yang berlokasi di bagian belakang pergelangan kaki. Adapun, menurut pria yang bertugas di Rumah Sakit Pondok Indah itu, cedera  di bagian tersebut sering terjadi saat bersepeda.

“Untuk mengatasi ini, sarannya jangan mengayuh sepeda dengan berlebihan. Santai dan biasa saja. Coba juga atur posisi sepeda dan pedal agar jaraknya tidak terlalu tinggi,” jelas Andi.

Overstretch

Pernahkah merasakan ketegangan pada otot bak tertarik setelah bersepeda? Kram pada otot betis umum terjadi pada pengadara sepeda. 

Menurut Andi, hal ini biasanya terjadi karena setiap orang sebelum berkendara lupa melakukan pemanasan. Itu pun membuat otot akhirnya belum siap sehingga terjadi overstretch.

“Walaupun bersepeda untuk tujuan rekreasi, tetap penting untuk pemanasan. Contohnya dengan jinjit-jinjit kecil sebanyak 12-15 kali yang ditahan beberapa detik. Kalau sudah bersepeda dan merasa otot ketarik, jangan lupa berhenti karena kalau dipaksa terus justru lebih berbahaya,” sambung Andi.

Cedera tempurung lutut

Pesepeda juga rentan mengalami cedera tempurung lutut. Andi menjelaskan ini umum terjadi jika seseorang menggunakan roda gigi besar dan sadel sepeda yang terlalu rendah. Untuk itu, Andi mengimbau setiap orang memastikan irama menggowes terutama bagi pesepe yang menggunakan sepeda gigi besar.

Baca juga: Rayakan Ulang Tahun ke 38, Chicco Jerikho Unggah foto Bareng Keluarga Kecil

“Kalau roda gigi besar terus yang dipakai, ditambah dengan sadel sepeda yang terlalu rendah, biasanya otot gluteus tidak bekerja dengan baik dan menyebabkan kelelahan atau cedera. Mulai sekarang, pastikan memindah gigi roda saat menanjak serta menyelaraskan sadel agar tidak terlalu turun,” imbuh Andi.

Nyeri punggung bawah

Terakhir, Andi juga menyebutkan nyeri punggung bawah banyak dirasakan oleh para pesepeda, khususnya yang senang menggowes jarak jauh. 

“Saran saya, penting untuk memperkuat otot-otot punggung sebelum bersepeda jarak jauh. Latihan yang bisa dilakukan termasuk wall sit dan hip hinge,” tuturnya.


Informasi Anda Genggam


Loading...