Tak Hanya Manusia, Varian Omicron juga Terdeteksi pada Rusa, Bikin Ilmuwan Khawatir

Amerita
Kamis, 17 Februari 2022 | 09:39 WIB
ilustrasi/net R24/ame ilustrasi/net
Bea Cukai

RIAU24.COM - Saat COVID-19 varian omicron melonjak di New York, manusia bukan satu-satunya yang terkena dampak.

Baca juga: Militer Rusia Dapat Pasokan Senjata Baru Jenis Sniper


Terhitung sejak 13 Desember hingga 31 Januari, varian yang mudah menular itu terdeteksi pada tujuh dari 68 rusa di Staten Island.

Suresh Kuchipudi, profesor virologi di Penn State yang memimpin penelitian, mengatakan bahwa rusa memang dapat tertular COVID-19, tapi ini adalah pertama kali varian omicron terdeteksi menginfeksi mereka.

Baca juga: SM Entertainment Sebut Aespa Kunci Kesuksesan Perusahaan di Masa Depan


“Hal semacam ini membuka kemungkinan bahwa, seperti varian sebelumnya, omicron bisa dan sudah menyebar ke hewan,” kata Kuchipudi. 

“Jadi karena itu kita perlu terus memantau.”

Kuchipudi menambahkan bahwa virus omicron dari manusia ke rusa bisa menciptakan mutasi baru, bahkan ada kemungkinan vaksin tak bisa membantu.

“Kekhawatiran utama adalah saat virus beredar di inang hewan, selain manusia, kompleksitas evolusi virus menjadi sangat sulit untuk dinilai dan dipahami,” katanya.

“Jadi masalahnya adalah, penularan SARS-CoV-2 yang tidak terpantau atau tidak terkendali pada rusa dan hewan lain yang berpotensi dapat mengakibatkan munculnya varian baru yang berpotensi merusak perlindungan yang diberikan oleh vaksin saat ini.”

Kuchipudi menjelaskan bahwa seekor rusa yang terinfeksi omicron sudah divaksin sebelumnya, sehingga hal ini tentunya menambah kekhawatiran kemanjuran vaksin.


Informasi Anda Genggam


Loading...