Kemenko Polhukam Tinjau Lokasi Abrasi Di Pulau Bengkalis

Dahari
Sabtu, 26 Februari 2022 | 19:32 WIB
Kemenko Polhukam R24/hari Kemenko Polhukam
Bea Cukai

RIAU24.COM -BENGKALIS - Bengkalis Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso mendampingi tim Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) dan Kementerian Kelautan, dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia yang meninjau langsung lokasi abrasi yang terjadi di Pantai Kuala Desa Muntai Jalan Gg Opah, RT.01 RW.03 Dusun Tua Desa Muntai, Kamis 24 Feb 2022 lalu.

Dalam kunjungan tersebut Asisten Deputi Koordinasi Wilayah Perbatasan  dan Tata Ruang Pertahanan, Brigjen TNI Suteikno Suleman yang memimpin peninjauan ini mengungkapkan, Pulau Bengkalis adalah pulau terluar yang menjadi pintu kedaulatan.

Baca juga: Permasalahan Antrian Roro Belum Juga Berakhir, Bayangkan Warga Harus Mengantri Hingga 20 Jam Lebih

Untuk itu harus benar-benar dijaga. Baik dari segi wilayah perbatasannya, kesejahteraan masyarakatnya termasuk juga pelestarian lingkungan hidup.

“Beberapa hari ini kami berada di wilayah ini, melihat pulau Rupat dan sekarang di Bengkalis. Kami hadir untuk melihat situasi dan perkembangan terakhir pulau ini, walaupun kami sudah mendapatkan data saat rapat, namun kami harus melihat kondisi yang sebenarnya,”ungkap Suleman.

Menurut Suleman, kondisi abrasi di Pantai Muntai sangat memperhatinkan, Untuk itu Ia bertekad akan melaporkan kondisi tersebut kepada menteri dengan harapan upaya penangan dapat dilakukan.

Baca juga: Ketua DPRD Bengkalis Buka Bintek Anggota DPRD

“Kedatangan kami membawa misi dan tujuan dan kami kembali akan menyampaikan kepada pak menteri dengan kondisi yang ada agar persoalan abrasi dan apa yang menjadi permasalahan yang dialami pemda dan masyarakat terselesaikan dengan baik,”ujarnya.

Suleman juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif warga yang bergotong royong merawat kedaulatan NKRI di Desa Muntai.

“Saya dari kementerian pusat sangat berterima kasih kepada warga, banyak inisiatif menjaga kedaulatan menjaga abrasi dengan melakukan penanaman mangrove dan upaya-upaya lain agar tapal batas negara ini tidak berkurang,”katanya lagi.

Wakil Bupati Bagus Santoso mengaku senang dengan kedatangan Tim dari kementerian pusat, Bagus berharap akan ada upaya lanjutan yang dilakukan agar persoalan abrasi dapat teratasi dan masyarakat dapat melangsungkan hidup lebih baik.

”Terima kasih pak jenderal sudah hadir di kampung kami, mohon kiranya dapat membantu kami untuk menjaga pulau ini dan menjaga NKRI,"pungkasnya Wabup Bengkalis.

 


Informasi Anda Genggam


Loading...