Menu

Pertemuan Kali Keempat Persoalan Ro-Ro Rupat-Dumai, Dewan Bengkalis Sampaikan Kesalnya di Hadapan Dishub Riau dan ASDP

Dahari 6 Mar 2022, 13:53
Dewan Bengkalis saat pertemuan dengan Dishub Riau dan ASDP
Dewan Bengkalis saat pertemuan dengan Dishub Riau dan ASDP

RIAU24.COM -BENGKALIS - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Syahrial ST MSi menyampaikan amarahnya saat mengadakan pertemuan bersama pihak komisi IV DPRD Provinsi Riau terkait persoalan penyeberangan Ro-Ro Rupat-Dumai, Jumat 4 Maret 2022.

Saat pertemuan tersebut, selain Syahrial juga turut dihadiri Komisi II DPRD Bengkalis Bidang Ekonomi dan Pembangunan serta anggota Dewan lainnya.

Pertemuan yang ke empat kali ini merupakan pertemuan terhadap persoalan yang sama dengan maksud untuk mencari solusi terbaik terhadap peningkatan pelayanan angkutan penyeberangan Ro-Ro Rupat-Dumai.

Syahrial mengungkapkan kepada pihak Dishub Provinsi Riau dan ASDP, karena ia menilai kesepakatan yang dilakukan pada tanggal 24 Juni 2021 yang menetapkan penambahan waktu yaitu pada Hari Senin hingga Hari Jum'at sampai pukul 21.00 Wib, sedangkan hari Sabtu dan hari Minggu itu pada pukul 22.00 Wib, ternyata apa yang telah disepakati tidak berjalan dengan sepenuhnya.

"Di lapangan kita lihat untuk menambah satu trip saja perlu ribut sementara Rupat dihebohkan dengan penetapan Perda RIPPAR yaitu kawasan wisata unggulan Riau dan KSPN pada 2010, tapi kenyataannya belum mampu untuk meningkatkan pelayanan, bagaimana Rupat ini layak untuk kita kunjungi,"ungkap Syahrial menyesalkan.

Syahrial kembali mengungkapkan semua keluhan dan pengaduan masyarakat terhadap persoalan yang terjadi, baik itu secara lisan, Whatsapp, media sosial FB maupun Instagram. Dirinya meminta kepada DPRD Provinsi untuk dapat memfasilitasi melakukan kunjungan bersama DPRD Dumai guna untuk menyatukan pemikiran.

Sementara Zamzami Harun menyampaikan kepada Kadis Perhubungan Provinsi Riau untuk dapat mengaktifkan kapal-kapal yang ada, dan pihak ASDP juga dapat mempersiapkan kapal esar dan layak pakai.

"Persoalan yang hari ini kita sepakati, besok sudah harus berlaku karena persoalan ini sudah berbulan-bulan. Maka kita minta kepada ASDP bagaimana kapal-kapal yang ada bisa berlayar sampai malam,"ucap Zamzami.

Hendri juga menegaskan, apa yang dirapatkan bersama pada hari ini terhadap persoalan Ro-Ro Dumai-Rupat merupakan rapat kali terakhir/final, ia juga menghimbau kepada pihak ASDP untuk mentaati peraturan yang sudah disepakati bersama sehingga tidak lagi terjadi kendala.

H Mawardi menambahkan, kita minta kepada pihak Kadishub Provinsi Riau dan ASDP untuk dapat memperkerjakan putra daerah, sehingga ada tanggung jawab terhadap pelayanan Ro-Ro Dumai-Tanjung Kapal Rupat.

Setelah mendengar dari berbagai pihak, H. Abdul Kasim selaku perwakilan Komisi IV DPRD Provinsi Riau mengatakan, karena ini sudah menjadi tanggung jawab bersama, maka ia meminta Kadis Perhubungan Provinsi Riau untuk bisa memberikan solusi terbaik, begitu juga pihak ASDP harus tegas dan mampu, kalau bisa katakan bisa.

Selanjutnya, Ketua Komisi II Ruby Handoko alias Akok mengingatkan, untuk keselamatan kerja pihak ASDP harus menambah Shift, awalnya satu di tambah menjadi tiga Shift per satu kapal sesuai dengan waktu yang ditentukan. Akok juga meminta kepada pihak ASDP untuk dapat menghubungi Manajer yang bisa memberikan keputusan langsung di hadapan semua pihak yang hadir.

Diakhir pertemuan, Syahrial mengingatkan Kadishub Provinsi Riau dan ASDP untuk menjalankan komitmen 24 Juni, kedua, adanya penambahan kapal dengan pertimbangan apabila terjadi kerusakan tidak lagi terjadi penumpukan. Kemudian dilanjutkan penandatangan kesepakatan yang telah disetujui bersama usai rapat.