Terungkap, Logo Baru Halal Indonesia Ternyata Tak Sesuai Kesepakatan MUI-Kemenag

Azhar
Senin, 14 Maret 2022 | 21:33 WIB
Perubahan logo halal baru dan lama. Sumber: Pikiran Rakyat R24/azhar Perubahan logo halal baru dan lama. Sumber: Pikiran Rakyat
Bea Cukai

RIAU24.COM -  Ketua Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Bidang Halal dan Ekonomi Syariah, KH Sholahuddin Al Aiyub mengaku tak habis pikir dengan logo atau label halal Indonesia yang dirilis oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama belum lama ini.

Pasalnya, logo halal yang baru dirilis itu jauh dari kata kesepakatan sebelumnya dikutip dari sindonews.com, Senin, 14 Maret 2022.

"Sejak pertemuan itu, belum sempat ada tindak lanjut dan pembahasan lagi, tapi sekarang tiba-tiba kita mendengar bahwa BPJPH telah mematenkan logo halal Indonesia," ujarnya.

Baca juga: Siapa Sosok Tiara Marleen? Artis yang Menjadi Tersangka Pencemaran Nama Baik

Menurutnya, semua terjadi ketika Menteri Agama dijabat Fachrul Razi, MUI dan Kemenag telah mencapai kesepakatan terkait logo halal terbaru.

Logo halal yang disepakati berbentuk bulat seperti logo halal MUI saat ini. Menurutnya, kesepakatan itu terjadi di 2019.

Bedanya tulisan melingkar Majelis Ulama Indonesia di bagian luar diganti menjadi Kementerian Agama Republik Indonesia.

Sementara Tulisan arab melingkar Majelis Ulama Indonesia tetap ada.

Baca juga: Salurkan Bantuan TJSL, PLN Unit Induk Wilayah Sumbar Ajak Mitra Produksi Alat Rumah Tangga

Sedangkan logo halal tampak jelas ditulis dengan tulisan Arab, terletak di dalam belah ketupat. Di bawah tulisan halal arab itu, ada tulisan Halal Indonesia.

Dengan keputusan ini, Kiai Aiyub merasa kaget dengan kemunculan logo baru tersebut.

Sebab logo halal baru jelas sangat berbeda dengan dua logo yang pernah disepakati sebelumnya.


Halal MUI
Informasi Anda Genggam


Loading...