Hadiri Perundingan Damai di Perbatasan Ukraina-Rusia, Pemilik Chelsea FC Alami Keracunan Hingga Buta Sementara

Rizka
Selasa, 29 Maret 2022 | 13:12 WIB
Google R24/riz Google
Bea Cukai

RIAU24.COM -  Pemilik Chelsea, Roman Abramovic keracunan hingga mengalami buta sementara dan kulitnya mengelupas saat menghadiri perundingan damai Rusia-Ukraina.

Diduga, Roman Abramovich diracun oleh sekelompok orang yang belum diketahui identitasnya.

Namun, pemilik klub sepak bola asal London itu saat ini telah pulih. Dua orang juru runding Ukraina juga dikatakan mengalami gejala serupa.

Baca juga: Garuda Indonesia Akan Terbangkan 7.000 PMI ke Korea Selatan Tahun ini

Sebuah Laporan mengatakan dugaan peracunan itu diatur oleh kelompok garis keras di Rusia yang ingin menyabotase perundingan itu.

Tidak lama setelah tuduhan itu muncul, seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya, dikutip oleh Reuters, mengatakan bahwa laporan intelijen menyebutkan gejala pada Abramovich dan dua orang juru runding Ukraina bukan karena diracun, tetapi akibat faktor "lingkungan".

Dan kemudian seorang pejabat di kantor kepresidenan Ukraina, Ihor Zhovkva, mengatakan kepada BBC bahwa meskipun dia tidak berbicara dengan Abramovich, anggota delegasi Ukraina "baik-baik saja" dan salah satunya mengatakan cerita itu "palsu".

Baca juga: Covid-19 Memperparah Masalah Kesehatan Mental Anak-anak Dari Wilayah yang Terpinggirkan

Wartawan BBC yang membidangi masalah pertahanan, Frank Gardner, mengatakan tidak kaget atas pernyataan pejabat AS itu.

Menurutnya AS ingin meredam anggapan bahwa siapa pun (terutama Rusia) telah menggunakan senjata kimia di Ukraina, karena ini dapat mendorong mereka ke tindakan pembalasan yang sangat enggan mereka lakukan.


Informasi Anda Genggam


Loading...