Dunia Geger, Virus yang di Klaim Tak Memiliki Penawar Ditemukan Peneliti Amerika

Azhar
Sabtu, 23 April 2022 | 11:19 WIB
Ilustrasi stetoskop. Sumber: Internet R24/azhar Ilustrasi stetoskop. Sumber: Internet
Bea Cukai

RIAU24.COM -  Jean Claude Chermann dan Françoise Barré-Sinoussi dari Prancis digadang-gadangkan sebagai peneliti pertama yang berhasil mengisolasi Virus HIV dari seorang penderita sindrom limfadenopati.

Virus penyebab AIDS, HTLV-3 oleh tim peneliti AS itu ditemukan pada 23 April 1904 dikutip dari bisnis.com.

Sebelum menjadi seperti saat ini, virus itu disebut lymphadenopathy-associated virus (ALV).

Baca juga: Pembunuhan Berantai Ini Jadi yang Paling Kejam Sepanjang Sejarah, Sudah Tahu?

Seiring berjalannya waktu, Jean Claude Chermann, Françoise Barré-Sinoussi bersama dengan Luc Montagnier membuktikan bahwa virus tersebut merupakan penyebab AIDS.

Sebelum hal ini terjadi, pada 1984, Robert Gallo dari Amerika Serikat juga meneliti tentang virus penyebab AIDS yang disebut HTLV-III.

Setelah diteliti lebih lanjut, terbukti bahwa ALV dan HTLV-III merupakan virus yang sama dan pada tahun 1986, istilah yang digunakan untuk menyebut virus tersebut adalah HIV, atau lebih spesifik lagi disebut HIV-.

Baca juga: Dikonfirmasi! Cha Eun Woo Akan Bintangi Film Hollywood 'K-Pop: Lost in America'

Virus ini menyerang manusia dan menyerang sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh menjadi lemah dalam melawan infeksi. Jika virus ini terus menyerang tubuh, sistem pertahanan tubuh akan semakin lemah.

Tanpa pengobatan, seorang dengan HIV bisa bertahan hidup selama 9-11 tahun setelah terinfeksi.


HIV AIDS Virus
Informasi Anda Genggam


Loading...