Menu

Hormati Langkah IDI soal Pencabutan Izin Praktik Terawan, Ketegasan Panglima TNI Andika Perkasa Disorot

Rizka 25 Apr 2022, 13:05
google
google

RIAU24.COM -  Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bertanya kepada Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Adib Khumaidi terkait izin praktek mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto yang telah diberhentikan secara tetap dari keanggotaan IDI.

Hal itu disampaikan Andika Perkasa saat bertemu dengan Adib Khumaidi dan para jajaran IDI yang diunggah di YouTube Jenderal Andika Perkasa, Minggu (24/4).

Kepada Andika Perkasa, Adib menjelaskan bahwa dr. Terawan telah diberhentikan tetap dari keanggotaan IDI. Namun, pemberhentian itu tak berarti seumur hidup sehingga masih ada ruang bagi dr. Tewarawan kembali menjadi anggota IDI.

"Pemberhentian tetap itu tidak diartikan seumur hidup. Jadi masih ada upaya ruang kalau kami sampaikan masih ada ruang kalau beliau berkenan untuk menjadi anggota kembali kita akan kuatkan forum secara internal," kata Adib.

Menanggapi hal itu, Andika Perkasa kemudian menyatakan pihaknya selalu berpegang pada peraturan perundangan terkait nasib dr. Terawan.

Andika Perkasa pun menghormati aturan internal yang berlaku di IDI. Kemudian, ia bertanya terkait pengaruh keputusan pemberhentian tetap Terawan dari IDI terhadap izin prakteknya di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

"Tinggal nanti kami, apa yang harus kami lakukan misalkan keputusan apapun IDI. Apa yang berpengaruh terhadap izin praktek Dokter Terawan di RSPAD kalau keanggotaan beliau tidak lagi aktif tetapi sebagai dokter yang juga praktek di rumah sakit kami? Itu juga kita akan ikut aturan," ucap Andika.

Ketegasan Andika Perkasa ini lantas mendapat sorotan dari netizen, mereka menganggumi sikap bijaksana yg Andika Perkasa.

"Tahniah panglima kerjasama baik demi bangsa indonesia baru terus berjaya maju..... salute," ungkap Ridzwan Hassan

"Jenderal Andika Perkasa sangat negarawan dan sangat Bijaksana, Aturan tetaplah aturan, harus ditaafi bersama. Terus istiqomah pak jederal InsyaAllah jiwa2 yg dibutuhkan Indonesia, bukan hanya cerdas, pintar tapi juga sangat bijaksama dalam bersikap. Tidak terbawa oleh arus yang tidak memahami tentang hakikat taat aturan dan hukum, mantap jenderal," ungkap Budi Himawan

"Aturan yg adil tentunya. Tidak mematikan aspirasi para pengabdi ilmu n kemanusiaan'. Semoga Tuhan yg Kuasa selalu melindungi Bapak," ungkap Setyowati Soepadnomo

Sebelumnya, dr. Terawan dipecat secara permanen dari keanggotaannya sebagai IDI berkaitan dengan dugaan pelanggaran etik yang diduga dilakukannya. Dr. Terawan juga mantan Kepala RSPAD Gatot Subroto.