3 Bangunan Ini Disebut Paling Tua dalam Sejarah, Kenapa?

Azhar
Kamis, 28 April 2022 | 14:28 WIB
Shahr-e Sukhteh, Iran. Sumber: Internet R24/azhar Shahr-e Sukhteh, Iran. Sumber: Internet
Bea Cukai

RIAU24.COM Bangunan tertua saat ini dilindungi oleh masing-masing negara maupun oleh organisasi internasional seperti UNESCO.

Salah satu bangunan tua itu adalah Shahr-e Sukhteh, Iran dikutip dari inews.id.

Bangunan ini sudah ada sejak 3200 SM. Shahr-e Sukhteh yang berarti "Kota yang Terbakar" adalah lokasi utama untuk rute perdagangan antara Mesopotamia, Iran, Asia Tengah, peradaban India dan bahkan sampai ke Cina.

Baca juga: Pakistan Terancam Mengalami Kebangkrutan, Ditengah Rendahnya Cadangan Valas dan Inflasi Tinggi

Kota ini terbakar tiga kali sebelum akhirnya ditinggalkan dan telah menjadi situs arkeologi utama untuk membantu sejarawan modern memahami munculnya masyarakat yang kompleks selama periode ini.

Yang kedua adalah Anu Ziggurat dari Uruk, Irak.

Kota kuno Uruk (sekarang di Irak) ini sendiri pernah menjadi rumah bagi sekitar 40.000 penduduk, menjadikannya kawasan perkotaan terbesar di dunia saat itu (3100 SM).

Ziggurat sendiri merupakan sebuah struktur arsitektur berfungsi sebagai kuil religius berbentuk menara piramida berjenjang dengan pelataran yang lazim didirikan di beberapa kota Mesopotamia.

Bangunan ini didedikasikan untuk dewa langit Anu, kuil ini menjadi struktur yang paling menarik perhatian di kota, terlihat dari jarak bermil-mil.

Yang ketiga adalah Tumulus Bougon di Prancis.

Baca juga: Mengerikan, Seorang Wanita Kongo Diculik dan Diperkosa Selama Beberapa Hari, Dipaksa Memasak dan Makan Daging Manusia Oleh Militan

Bangunan itu terdiri atas sekelompok lima gundukan Neolitik di Prancis yang berasal dari 4.800 SM.

Lebih dari 200 kerangka ditemukan di situs pertama (Tumulus A) selama penggalian tahun 1840, di samping peralatan batu, tembikar, gigi yang ditusuk dan rantai kerang.

Kelima gundukan tersebut sangat bervariasi secara arsitektur, mencerminkan lebih dari 1.000 tahun konstruksi yang dialami situs tersebut antara milenium ke-5 dan ke-4 SM.


Informasi Anda Genggam


Loading...