Menu

Perayaan Idulfitri di Indonesia Kurang Lengkap Jika Tak Ada Halalbihalal, Ternyata dari Sini Asal Muasalnya

Rizka 9 May 2022, 10:15
google
google

Kegiatan halalbihalal sebenarnya sudah ada sejak Pangeran Sambernyawa, sehabis Idulfitri beliau mengadakan pertemuan dengan para raja, punggawa, dan juga prajurit secara bersamaan di balai istana. Semua punggawa dan prajurit melakukan sungkem kepada raja dan permaisuri. Setelah itu, pada akhirnya masyarakat meniru kebiasaan baik ini.

Berawal dari adanya, gejala disintegrasi bangsa yakni pada tahun 1948 tepat pada pertengahan bulan Ramadan, Bung Karno memanggil K.H Wahab Chasbullah untuk datang ke Istana Negara. Mendapatkan saran dari K.H Wahab Chasbullah agar diadakan silaturahim, bapak Soekarno merasa bahwa kata itu sudah terlalu biasa, beliau ingin mengganti istilah tersebut.

Dari sinilah, K.H Wahab Chasbullah menjelaskan bahwasannya, para elit politik yang pada saat itu enggan tuk bersatu, saling menyalahkan satu sama lain mengingatkan bahwa itu merupakan perbuatan dosa.

Mereka semua harus duduk bersama dalam satu meja saling memaafkan. Alhasil, silaturahim dalam momen Idulfitri dirubah menjadi istilah halalbihalal. Sejak saat itulah, halalbihalal mulai diikuti oleh masyarakat luas maupun di berbagai elemen pemerintahan.

Halaman: 12Lihat Semua