Cerita 13 Mei 1981: Ketika Paus John Paul II Didor di Hadapan Ribuan Jamaah

Azhar
Jumat, 13 Mei 2022 | 06:56 WIB
Penampakan Paus John Paul II saat ditembak. Sumber: Republika.co.id R24/azhar Penampakan Paus John Paul II saat ditembak. Sumber: Republika.co.id
Bea Cukai

RIAU24.COM -  Warga Italia dikagetkan dengan kabar yang menimpa Paus John Paul II pada 13 Mei 1981.

Dia ditembak sebanyak empat kali ketika tengah melewati ribuan orang di Lapangan Santo Petrus, Roma, Italia, dikutip dari republika.co.id.

Kala itu banyak dari orang di lapangan Santo Petrus menyaksikan penembakan. Mereka menangis dan menjerit hingga berlutut tak percaya.

Baca juga: Pakistan Terancam Mengalami Kebangkrutan, Ditengah Rendahnya Cadangan Valas dan Inflasi Tinggi

Usai ditembak, paus kemudian pingsan dan segera dibawa ke dalam kompleks Vatikan lalu dilarikan ke rumah sakit.

Pelaku yang disebut bernama Mehmet Alo Hagca asal Turki itu terdeteksi membawa pistol 9 mm berjarak 15 kaki kemudian memberondong tembakan ke arah Paus.

Sebelum aksi ini terjadi, Pemerintah Turki kala itu melaporkan bahwa Hagca pernah dipenjara karena pembunuhan editor surat kabar Turki Abdi Ipecki pada Februari 1979.

Dia kemudian berhasil melarikan diri dari penjara dan meninggalkan surat sumpah untuk membunuh paus sebelum Paus mengunjungi Turki pada 1979.

Baca juga: Mengerikan, Seorang Wanita Kongo Diculik dan Diperkosa Selama Beberapa Hari, Dipaksa Memasak dan Makan Daging Manusia Oleh Militan

Usai kejadian, Paus John Paul II keluar dari rumah sakit sekitar dua pekan dengan infeksi paru-paru.

Sementara si pelaku dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada Juli 1981 karena aksi penembakan itu.


Informasi Anda Genggam


Loading...