Jelang Pemilu, Australia Tuduh China Mata-Matai dengan Kirim Kapal Perang

Azhar
Sabtu, 14 Mei 2022 | 05:49 WIB
Kapal perang. Sumber: Suara.com R24/azhar Kapal perang. Sumber: Suara.com

RIAU24.COM -  Satu minggu menjelang pesta demokrasi, rakyat Australia yang akan pergi ke TPS-TPS untuk memberikan suaranya dikagetkan dengan tuduhan yang dilontarkan pemerintah mereka terhadap China.

Sebuah kapal perang China dengan kemampuan mata-mata dituduh melakukan kegiatan yang tergolong tindakan agresif di garis pantai barat Australia dikutip dari okezone.com, Sabtu, 14 Mei 2022.

Tuduhan yang disampaikan langsung oleh Menteri pertahanan Australia, Peter Dutton itu menjelaskan jika kapal tersebut terlihat bergerak menuju utara.

Baca juga: Ini Perkembangan Terbaru Jelang Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu 2024

Tepatnya sekitar 250 mil laut dari Broome di Australia Barat, dan terlacak berada di sepanjang garis pantai itu selama sepekan terakhir.

"Tujuannya, tentu saja, untuk mengumpulkan informasi intelijen di sepanjang garis pantai," ujarnya.

"Kapal itu berada tidak jauh dari lokasi instalasi-instalasi militer dan intelijen Australia di pantai barat," sebutnya.

Baca juga: Hampir Semua Calon yang Muncul di Pilpres 2024 Diberi Angin Segar Sama Jokowi, Kenapa?

Aksi ini menurutnya baru kali pertama terjadi kala kapal perang China menjelajah cukup jauh ke selatan.

Meskipun seperti itu, dia menegaskan aksi kapal perang China ini tidak ada hubungannya dengan kampanye pemilu yang terjadi di Australia.


Informasi Anda Genggam


Loading...