TMMD, Bangun Negeri Tunaikan Bakti Demi NKRI

Dahari
Sabtu, 14 Mei 2022 | 11:33 WIB
Tim Satgas TMMD saat bersama sama berkerja dilokasi titik TMMD R24/hari Tim Satgas TMMD saat bersama sama berkerja dilokasi titik TMMD

Penulis : Dahari 

RIAU24.COM -Setelah menempuh perjalanan hampir 5 jam, laut dan darat, akhirnya kami tiba di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-113 Tahun 2022 Kabupaten Bengkalis, di Dusun III Air Hitam, Desa Semunai, Kecamatan Pinggir. Desa Semunai merupakan satu dari dua desa yang ditetapkan sebagai lokasi TMMD Ke-113 di Kabupaten Bengkalis. Satunya lagi adalah Desa Muara Basung, kedua-duanya berada di Kecamatan Pinggir.

Lokasi TMMD dari pusat Kecamatan Pinggir sebenarnya tidak terlalu jauh, memakan waktu tidak lebih dari 1 jam. Namun, dari pusat ibukota Kabupaten Bengkalis yang berada di pulau Bengkalis, perjalanan menuju lokasi TMMD cukup memakan waktu. 

Sebelum menempuh perjalanan darat, saya bersama-sama dengan beberapa rekan media yang lain harus menyeberang menggunakan kapal fery penyeberangan roro menuju Sei Pakning dengan perkiraan waktu menyeberang sekitar 1 jam diluar waktu antrian. Baru kemudian melanjutkan perjalanan melalui jalur darat via Dumai dan jalan toll menuju Kecamatan Pinggir. 

Baca juga: Satgas TMMD Kodim 0303 Bengkalis Terus Mempererat Hubungan Erat Bersama Warga

Pada saat bersamaan, waktu itu Sabtu 23 April 2022, saya sebenarnya mendapat undangan untuk meliput sebuah kegiatan di Kota Bengkalis. 

Saya memilih untuk melakukan liputan kegiatan TMMD yang saat itu memasuki masa Pra-TMMD. Selain karena faktor kedekatan dengan teman-teman TNI, melakukan liputan TMMD juga memberikan nuansa lain. 

Ada dorongan rasa keingintahuan yang besar bagaimana kondisi riil di lapangan, bagaimana kemanunggalan  TNI  bersama rakyat. Dalam setiap tahun pelaksanaan kegiatan TMMD, selalu ada  saja yang menarik untuk dijadikan bahan berita. 

Foto: Salah satu warga masyarakat saat melintas di jalan lokasi TMMD membawa hasil panen sawit, kemudian dibantu dorong oleh tim Satgas TMMD ke 113

Disamping bertujuan mewujudkan akselerasi proses pembangunan yang merata untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia baik fisik maupun non fisik, satu hal yang menarik adalah kemanunggalan TNI bersama rakyat, kedekatan TNI bersama rakyat. Rakyat tidak lagi merasa takut dengan TNI, bahkan menganggap TNI sebagai bagian dari keluarga besar dalam rumah tangga Indonesia.

Dulu sebelum masa reformasi, TMMD ini dikenal dengan sebutan ABRI Masuk Desa (AMD). Namun, setelah reformasi, dengan dipisahkannya Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan TNI pada tanggal 1 April 1999, ABRI Masuk Desa (AMD) berubah nama menjadi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). 

Baik sebelum maupun sesuai reformasi, wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pelaksanaan AMD dan TMMD selalu ada dan memunculkan  cerita berbeda.

Tak terkecuali di Kabupaten Bengkalis, saat pelaksanaan Pra-TMMD di jalan Sekolah RT003/RW005, Desa Semunai, tampak emak-emak paruh baya secara aktif membantu aparat TNI melakukan pemerataan jalan dengan tanah timbun. Dengan bermodalkan cangkul dan gerobak dari rumah, para emak-emak ini berkolaborasi dengan Satgas TNI  melakukan pemerataan jalan, menimbun lubang dan menyingkirkan semak-semak yang menutup bodi jalan.

Foto : Antusias Emak Emak dengan kondisi kaki berlumpur yang membantu tim Satgas TMMD kodim 0303/Bengkalis

Para emak-emak ini tak merasa canggung sedikitpun melakukan pekerjaan tersebut. Dengan cekatan mereka mengayunkan cangkul, menggali tanah lalu membawanya dengan gerobak untuk menimbun ruas jalan yang berlobang. 

“Jangan difoto lah Dik, nanti viral pulak kami ini,” ujar salah seorang emak-emak sambil tertawa saat momen ia membawa gerobak ingin diabadikan oleh wartawan.

Baca juga: Satgas TMMD Kodim Bengkalis Bersama Masyarakat Muara Basung Goro Bersama Bersihkan Jalan Petani

Komandan Kodim (Dandim) 0303 Bengkalis, Letkol (Inf) Endik Yunia Hermanto yang saat itu kebetulan berada di lapangan, merasa bangga saat melilhat para emak-emak  bekerja penuh semangat 45. Tak kalah dengan Satgas TNI, para emak-mak ini tak hanya mencangkul tapi juga berkubang  lumpur saat melakukan penimbunan ruas jalan yang berlubang.

“Nah, yang begini saya suka. Terima kasih buat ibu-ibu yang sudah membantu prajurit Kodim 0303 Bengkalis dalam menyelesaikan pekerjaannya di lokasi TMMD ke-113,” ujarnya.

Foto: Tim satgas TMMD gotong royong bersama sama masyarakat di Jalan Sekolah yang akan di bangun semenisasi

Pujian dari seorang komando pembinaan dan operasional kewilayahan TNI Angkatan Darat (AD) tingkat kabupaten ini makin membuat emak-emak semangat bekerja membantu para Satgas TNI yang juga sudah berkubang lumpur. Di mata masyarakat, khususnya  warga Dusun III, sosok Letkol (Inf) Endik Yunia Hermanto dikenal sangat ramah, suka berbaur dengan masyarakat, saling berbagi pengalaman.

"Jujur saya katakan dan saya juga baru pertama kali ini bertemu dengan pak Dandim, setelah saya melihat dari dekat, eh ternyata pak Dandim Bengkalis orangnya ramah dan baik hati, suka berbagi pengalaman, pokok orangnya bergaul," ujar warga setempat, Parulian S.

Menurutnya, dirinya siap membantu tenaga untuk mensukseskan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-113 tahun 2022 yang dilaksanakan Kodim 0303/Bengkalis.

"Selagi saya diberikan kesehatan selama kegiatan TMMD ini, saya akan siap membantu tenaga saya, turun bersama bergotong royong. Apalagi ini yang dibangun tempat kita," ujarnya penuh semangat.

Saya sempat beberapa hari tinggal di lokasi untuk melihat persiapan Satgas TNI berkolaborasi dengan masyarakat dalam mematangkan persiapan pelaksanaan pra-TMMD. Dari dua desa yang menjadi lokasi TMMD, ada empat kegiatan yang dilaksanakan yaitu, peningkatan jalan (base jalan) Kelompok Tani RT 01/05 Dusun 3 Sialang Muda Desa Muara Basung  sepanjang 793 meter x 4 meter x 0,25 meter, pembuatan box culvert Jl. SD RT 002/005 Dusun  Jaya Makmur  Desa Semunai ukuran 1,5 meter x 1,5 meter x 1,5 meter, peningkatan jalan (semenisasi jalan) Jl. SD RT 002/005 Dusun  Jaya Makmur  Desa Semunai sepanjang 404 meter x 3 meter x 0,15 meter, dan pembuatan box culvert Jl. Acehan RT 04/09 Dusun 04 Ladang Tengah Desa Muara Basung ukuran 1,5 meter x 1,5 meter x 1,5 meter.

Jalan yang menjadi sasaran TMMD ini memang sudah layak untuk dilakukan semenisasi maupun base jalan mengingat fungsinya yang  sangat vital dalam menunjang aktifitas masyarakat sehari-hari. 

Seperti Jalan SD di Desa Semunai, selain dipergunakan untuk lalu lintas kegiatan yang bersifat ekonomi, juga untuk pendidikan. Di areal ini terdapat SD 16 dan juga Taman Kanak-Kanak. Kondisi awal jalan ini berupa jalan tanah yang berlubang dan berlumpur saat hujan. Anak-anak yang berangkat dengan berjalan kaki memilih untuk menjinjing sepatunya agar tidak terkena lumpur dan baru dipakai begitu tiba di sekolah.

Foto: Rombongan Danrem 031/WB dan Bupati Bengkalis dengan kondisi jalan berlumpur dan licin untuk melihat langsung lokasi sasaran TMMD

Kendaraan roda empat dan roda dua pun sulit melalui jalan tersebut, terutama saat musim hujan. Selasa, 26 April 2022,  terbayang dalam ingatan, para Satgas TNI yang  bertugas di lapangan mendapat “tugas tambahan” membantu kendaraan yang kewalahan melalui jalan tersebut pasca diguyur hujan. Warga yang berkendara di jalan sekolah tampak kewalahan melintasi medan berkubang lumpur dan juga jalan licin.

Melihat kendisi tersebut, para prajurir TNI dengan penuh antusias membantu warga melalui Jalan Sekolah. Sambil meratakan dan memadatkan permukaan jalan tanah menggunakan pasir dan batu kerikil, mereka tak jemu membantu kendaraan yang melintas. 

“Tadi sempat (hampir) jatuh, karena jalan berlumpur dan sangat licin. Untung ada Bapak-bapak TNI, motor saya langsung dipegangin dan didorong keluar dari kubangan,” kata Krisna, seorang warga dari lingkungan RT001/RW005 Dusun Air Hitam.

Selain pesepeda motor, kendaraan roda empat jenis double cabin juga hilang kendali di jalan yang sama. Bahkan, mobil tersebut nyaris masuk ke kanal di tepian badan jalan. Berupaya keluar dari kubangan, kendaraan tersebut malah semakin dalam terjebak. 

Melihat kejadian itu, para prajurit Kodim 0303 Bengkalis yang bertugas di lokasi sasaran kegiatan TMMD segera membantu. Sekitar 7 prajurit berupaya membantu pengemudi mobil yang terjebak dalam lumpur di jalan Sekolah.

Dipimpin Pasilog Lettu (Inf) Ucok Doni Samosir, upaya penyelamatan kendaraan yang terjebak lumpur diupayakan dengan cepat. Bila tak cekatan, lalu lintas pengguna jalan di wilayah itu bisa saja terganggu mengingat jalan tersebut jadi satu-satunya jalan menuju ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) Dusun III Air Hitam, Desa Semunai, Kecamatan Pinggir. 

“Setelah sepeda motor, ada lagi mobil yang terjebak lumpur. Segera kita bantu, takutnya mengganggu lalu lintas warga. Apalagi sedang ada hajatan (pesta) warga, makanya kita evakuasi segera,” ungkap Lettu Ucok.

Setelah berjibaku sekitar 45 menit lamanya, kendaraan roda empat berwarna hitam ini berhasil keluar dari kubangan. Sang pengemudi sumringah dan lega, tak lupa ucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit Kodim Bengkalis yang telah membantu.

“Terima kasih Bapak-bapak, sudah bantu dorong mobil saya. Kalau tidak, entah sampai kapan kami terjebak disini, sebab kalau menunggu warga lain pasti lama. Makanya saya sangat berterima kasih, semangat selalu Bapak-bapak Tentara,” tutur Andi, pengemudi mobil double cabin tersebut.

Foto: Semangat Prajurit Satgas TMMD saat dilokasi semenisasi Jalan Sekolah

Tak henti disitu saja, tepat di simpang jalan Sekolah, seorang pengguna sepeda motor juga terjatuh akibat terjalnya jalan masuk. Alhasil, ia dan anak-anak yang diboyong terjatuh ke atas jalan beralas tanah dan bebatuan. 

Melihat kejadian itu, Pasandi Kodim 0303 Bengkalis, Letda (Arh) R Sinaga berlari kencang dan membantu pengendara yang terjatuh tak jauh dari lokasi sasaran giat TMMD ke-113. Dengan santun ia membantu mendirikan sepeda motor yang diketahui dikendarai oleh Wiwit.

Saat Letda R Sinaga membantu mendirikan sepeda motor, prajurit lainnya sibuk memeriksa keadaan anak-anak si pemotor, manakali mengalami luka akibat kecelakaan ringan tersebut. 

Sesaat memeriksa, seluruhnya dalam keadaan baik-baik saja tanpa adanya luka-luka. Hanya saja, beberapa bagian kendaraan roda dua yang dikendarai Wiwit mengalami kerusakan dan segera dibenahi Pasandi Kodim Bengkalis tersebut.

Para prajurit Kodim Bengkalis ini tak jemu melayani masyarakat sekitar. Tak kenal lelah meski sedang berpuasa (prajurit muslim), pihaknya tetap konsisten menjalankan pengabdian demi memberi manfaat luas dan kemudahan bagi masyarakat.

Komandan Kodim (Dandim) 0303 Bengkalis, Letkol (Inf) Endik Yunia Hermanto turut bersemangat. Dikatakannya, mental seorang prajurit haruslah tangguh dan berdedikasi penuh untuk melayani masyarakat. 

“Kalau mau bantu masyarakat di lapangan, tak perlu harus izin le saya. Berikan bantuan dan pelayanan secepatnya, jangan malah dilihat-lihat saja. Justru saya senang prajurit yang begitu, harus cekatan. Kalau ada warga yang kesusahan segera dibantu, karena hal itu sudah jadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Kamis, 28 April 2022 Jalan Sekolah mulai dilakukan pengecoran ditandai dengan  penuangan  semen cor  perdana oleh Kasiter Korem 031 Wira Bima, Letkol Inf Hipni M. F. 

Setelahnya, dilanjutkan oleh seluruh Satgas TMMD dan warga setempat berpola gotong royong. Pantauan di lokasi TMMD setelah pekerjaan semenisasi dimulai, membuat masyarakat di sana bahagia. 

“Kami senang, akhirnya jalan ini bisa disemenisasi. Mobilitas warga pasti akan jauh lebih mudah,” ungkap Rustam Dolok Saribu, Ketua RW005 Dusun II.

Warga dengan kerelaan hati membantu tim Satgas. Kerja bakti yang ditorehkan membuat suasana kental kebersamaan. Terlebih saat sebagian prajurit sedang menjalankan ibadah puasa, warga saling membantu dan akhirnya membuat semenisasi jalan tersebut lebih ringan.

"Kami bantu, ada 10 sampai 15 warga setiap harinya yang ikut membantu. Kita sama-sama kerjakan dan selesaikan proses semenisasi jalan ini,” ujarnya lagi.

Foto: Pembukaan acara TMMD ke 113 oleh Danrem 031/WB beserta Bupati Bengkalis

Sesuai jadwal, tepat Rabu 11 Mei 2022, kegiatan TMMD ke-113 di Kabupaten Bengkalis resmi dibuka oleh Komandan Korem 031/Wirabima Brigjen Inf Parlindungan Hutagalung. 

Acara pembukaan dipusatkan di Gedung Hj Nuriyah Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir. Hadir kala itu, Bupati Bengkalis Kasmarni, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Endik Yunia Hermanto, Kajari Bengkalis Rahmat Budiman, serta para Dandim dibawah Korem 031/WB.

Usai acara peresmian, Danrem 031/ Wirabima Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung bersama Bupati Bengkalis Kasmarni serta Forkopimda langsung meninjau ke lokasi semenisasi Jalan Jaya Makmur tembus ke Jalan Sekolah Dusun III Air Hitam. 

Lokasi ini ditempuh dengan kondisi jalan yang berlumpur, namun tak menyurutkan langkah Danrem 031/Wirabima dan Bupati serta pejabat lainnya untuk tiba di lokasi.

Setelah tiba dilokasi semenisasi, Danrem dan Bupati serta rombongan turut menuangkan adonan semen yang sudah diadon oleh tim satgas TMMD dari kesatuan Arhanud. Tak lupa, Jendral bintang satu ini langsung memberikan semangat kepada seluruh tim Satgas TMMD serta masyarakat yang membantu secara bergotong royong tersebut.

"Bekerjalah secara profesional, jaga kesehatan, keselamatan personil maupun masyarakat disini. Sehingga seluruh tahapan giat dapat selesai pada waktu yang telah ditentukan, semoga giat TMMD kita ini mendapat Ridho dari Allah SWT," ucapnya.

Bupati Bengkalis Kasmarni turut memberikan semangat kepada seluruh tim Satgas TMMD ke-113 yang dilaksanakan di dua desa kecamatan pinggir. "Ucapan terimakasih serta apresiasi yang tinggi saya sampaikan. 

"Kami yakin dan percaya, melalui giat TMMD ini akan terbangun semangat kebersamaan yang semakin mendekatkan TNI bersama rakyat, mengingat program TMMD merupakan bagian komitmen, sinergi dan integrasi TNI dalam membangun bangsa, negara serta daerah," ujarnya.

Sampai saat ini pekerjaan TMMD masih terus berlangsung. Masyarakat sudah mulai merasakan manfaat dari sebagian pekerjaan tersebut. Seperti para petani di desa Muara Basung, kecamatan pinggir, Kabupaten Bengkalis sumringah setelah jalan yang mereka sering lewati untuk melansir hasil panen buah sawit yang sudah mulai diratakan untuk penimbunan base menggunakan alat berat merasa sujud syukur.

Salah seorang petani bernama, Sabela menceritakan, sebelum jalan diratakan, dia bersama rekan rekan para petani saat melansir buah sawit selalu tergelincir dan terjatuh ke dalam parit lantaran kondisi jalan Petani tersebut, selain licin juga banyak lobang lobang besar. Apalagi usai jalannya diguyur hujan.

"Alhamdulilah, kami ucapkan kepada bapak TNI yang sudah membangun dan meratakan jalan yang selalu kami lewati untuk mengeluarkan hasil panen buah sawit. Sebelum diratakan, saat kami melewati jalan ini, kami kadang tergelincir dan jatuh ke dalam parit, lantaran kondisi jalan selain licin juga banyak lobang lobang besar," ungkap Sabela sumringah, Kamis 12 Mei 2022.

Dengan adanya program TMMD ini, Sabela mengatakan, sangat membantu warga disini, lantaran akses jalan yang bagus sudah lama dinanti nantikan masyarakat disini. 

"Sujud syukur kami sampaikan kepada bapak TNI khsusnya Kodim 0303 Bengkalis yang telah membangun Jalan kami. Pasalnya selama ini kami sangat mendambakan jalan yang bagus. Dengan adanya program TMMD ini sangat membantu banyak masyarakat," ujar Sabela saat dihadapan Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Endik Yunia Hermanto ketika meninjau ke lokasi tersebut.

Foto: Dandim 0303/Bengkalis dihadapan Danrem 031/WB dan Bupati Bengkalis saat memaparkan semua program di Posko TMMD

Stunting, Masuk Dalam Program TMMD ke-113 

Selain pekerjaan fisik, program TMMD juga melibatkan pekerjaan non fisik, salah satunya adalah kasus stunting atau gejala (kesehatan) fisik berupa kekerdilan. Kepada Komandan Kodim 0303 Bengkalis, Letkol Inf Endik Yunia H, Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 031 Wira Bima, Letkol (Inf) Hipni M. F meminta agar polemik kekerdilan atau stunting dapat ditangani maksimal dengan melibatkan unsur pemerintahan, masyarakat dan tenaga medis.

Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Endik dalam hal ini ternyata telah memiliki taktik jitu. Ia bakal melibatkan personel Puskesmas Pembantu (Pustu) dan tenaga dari Dinas Kesehatan (Nakes) guna mengedukasi masyarakat terkait pencegahan Stunting dan mengajak masyarakat di sekitar wilayah sasaran TMMD untuk menjalani hidup sehat serta senantiasa memenuhi asupan nutrisi penting bagi tubuh, terutama anak-anak.

“Kita akan melibatkan nakes dari Pustu atau Dinkes untuk membantu menangani terkait Stunting maupun polemik penyakit lainnya. Juga ada penyuluhan kesehatan di tengah masyarakat.

Petugas berkompeten dibantu prajurit Kodim 0303 Bengkalis kita hadirkan untuk memberi manfaat luas dibidang kesehatan. Jadi, warga sekitar tak perlu jauh ke kota untuk periksa kesehatan, semua akan kita layani sepanjang pelaksanaan TMMD," ucap Dandim. 

Penulis :Dahari

Hal: Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) TMMD ke 113 Kodim 0303/Bengkalis

 

 

 

 

 


Informasi Anda Genggam


Loading...