Spanyol Menjadi Negara Eropa Pertama yang Menawarkan Cuti Menstruasi Hingga 3 Hari Per Bulan

Devi
Minggu, 15 Mei 2022 | 22:18 WIB
Foto : Internet R24/dev Foto : Internet

RIAU24.COM -  Kebanyakan wanita mengalami kram perut, sakit punggung, sakit kepala, mual, diare yang merupakan gejala umum menstruasi setiap bulan. 

Ini dapat menyebabkan mereka tidak dapat bekerja, terutama dalam kasus nyeri haid yang parah.

Baca juga: Bikin Penggemar Penasaran, MBC Bagikan Trailer Drama Korea 'Big Mounth'



Dan kini tampaknya semakin banyak negara yang memperkenalkan hak cuti haid.

Dilaporkan bahwa RUU reformasi di Spanyol diatur untuk memperbarui kebijakan negara tentang kesehatan menstruasi dan reproduksi dan akan disetujui oleh pemerintah mereka minggu depan.

Jika disahkan, RUU tersebut akan mengizinkan mereka yang menstruasi untuk mengambil cuti hingga 3 hari per bulan jika mereka menderita nyeri haid yang parah.

Ini akan membuat Spanyol menjadi negara Barat pertama yang memperkenalkan hak cuti haid.

Baca juga: Tudingan Nam Joohyuk Dibantah Guru Sekolahnya, Begini Respon Netizen Korea



Namun tampaknya tidak semua warga perempuannya mendukungnya. Menurut Sky News , Cristina Antoñanzas, yang merupakan Wakil Sekretaris UGT, sebuah serikat pekerja utama Spanyol, mengatakan kepada media Spanyol bahwa langkah itu akan “merugikan perempuan” .

“Itu merugikan perempuan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Presiden Nadia Calviño khawatir hal itu dapat menyebabkan keengganan untuk mempekerjakan perempuan karena kemungkinan mereka dapat mengambil cuti tiga hari setiap bulan.





Informasi Anda Genggam


Loading...