Tragis, Seorang Anak Berusia 3 Tahun Jatuh ke Dalam Got di China

Devi
Selasa, 17 Mei 2022 | 10:34 WIB
Seorang anak laki-laki berusia tiga tahun hilang setelah jatuh ke dalam lubang got dalam sebuah kasus yang menyoroti masalah pencurian penutup lubang got yang sedang berlangsung di Cina. Karya Seni South China Morning Post R24/dev Seorang anak laki-laki berusia tiga tahun hilang setelah jatuh ke dalam lubang got dalam sebuah kasus yang menyoroti masalah pencurian penutup lubang got yang sedang berlangsung di Cina. Karya Seni South China Morning Post
Bea Cukai

RIAU24.COM -  Hingga hari ini, pihak berwenang di China masih mencari keberadaan seorang bocah lelaki berusia tiga tahun yang hilang setelah jatuh ke dalam lubang got minggu lalu.

Insiden itu terjadi ketika anak laki-laki itu berjalan di samping ayahnya menuju mobil mereka di pinggiran kota Xi'an, provinsi Shaanxi, Cina barat laut, Kamis (12 Mei) malam lalu di tengah hujan, lapor penyiar CCTV. Ibu dan saudara perempuan anak laki-laki itu berjalan di belakang mereka.

Baca juga: Rumah Ini Tetap Berdiri di Tengah Jalan Layang Meski Terancam Digusur

Ayah anak laki-laki itu, yang bermarga Yang, mengatakan bahwa itu adalah malam yang gelap dan tidak ada penerangan di dekatnya. Lubang tempat anak itu jatuh juga tidak terlihat, katanya. Setelah mendengar tangisan putranya, Yang menggunakan lampu ponselnya dan melihat bocah itu duduk di dasar lubang.

Lubang got itu berbentuk persegi panjang, berukuran sekitar 60 cm kali 25 cm. Lubang berbentuk seperti corong, dengan bagian bawah lebih sempit dari bagian atas. Yang mengatakan dia merangkak ke dalam lubang, saat istrinya memegangi kakinya. Dia melihat putranya telah didorong lebih jauh ke dalam lubang oleh air limbah yang bergerak cepat. Dia mengatakan salah satu bahunya tersangkut tiang, mencegahnya untuk menggapai putranya.

"Saya ingin menggapainya, tetapi saya tidak bisa. Saya tidak berdaya melihat anak saya hanyut," kenang Yang.

Petugas penyelamat segera dikerahkan untuk mencari bocah itu dan pada akhir Minggu telah memeriksa pipa pembuangan sepanjang 4,8 kilometer, tetapi tidak dapat menemukannya. Pihak berwenang sedang menyelidiki penyebab kecelakaan karena tidak jelas apakah penutup lubang got hanyut oleh air yang naik atau dicuri.

Baca juga: Berasal dari Kota Kecil, Wanita Ini Menjelma Menjadi Wanita Pertama yang Memimpin Badan Ilmiah Top India

Kecelakaan tersebut merupakan salah satu dari banyak kasus cedera atau kematian yang disebabkan oleh tidak adanya penutup lubang got di China. Antara 2017 dan 2019, ada lebih dari 70 kecelakaan yang disebabkan oleh penutup lubang got yang rusak atau hilang, menurut otoritas kejaksaan China. Pada bulan Februari, seorang pria di Cina utara jatuh dari lubang got ke air setinggi pinggang, lapor Xiaoxiang Morning Herald.

Dia diangkat keluar dari lubang oleh seorang teman. Pria itu mengatakan mereka menemukan lubang got lain sekitar belasan meter jauhnya juga tanpa penutup dan tanpa tanda-tanda peringatan. Dia kemudian diberi kompensasi 1.500 yuan (S$308) oleh perusahaan konstruksi jalan yang bertanggung jawab.

Dalam kasus lain, seorang bocah lelaki berusia 10 tahun meninggal setelah jatuh ke dalam lubang got di Wuhan, Hubei, China tengah pada 2019. Mayatnya ditemukan 500 meter dari lubang itu, tersangkut di pipa yang lebih kecil.

Kejaksaan Agung China mengamandemen undang-undang dua tahun lalu untuk memperkuat hukuman bagi mereka yang mencuri atau merusak penutup lubang got atau yang tindakannya menyebabkan cedera atau kematian. Peraturan baru menetapkan bahwa pelanggar dapat menerima hukuman mati dalam kasus yang paling serius


Informasi Anda Genggam


Loading...