Zhu Di Rancang Kudeta, Hasilnya Jadi Kota Terlarang di China

Azhar
Selasa, 17 Mei 2022 | 21:25 WIB
Zhu Di. Sumber: Internet R24/azhar Zhu Di. Sumber: Internet
Bea Cukai

RIAU24.COM -  Tak banyak orang yang mengetahui jika keberadaan kota terlarang atau Forbidden City merupakan hasil dari kudeta.

Semua berawal ketika Zhu Di, putra keempat pendiri dinasti Ming, Zhu Yuanzhang meraih gelar kaisar Chengzu pada 1402 dikutip dari sindonews.com.

Demi memperkuat kekuatan usai melakukan kudeta, dia memindahkan Ibu Kota serta pasukannya di Nanjing ke Beijing.

Baca juga: Ribuan Orang Terpaksa Mengungsi Akibat Banjir yang Semakin Mengerikan di Sydney

Sejak saat itu, dia mulai membangun jantung baru kekaisaran yang dikenal Forbidden City atau Kota Terlarang.

Pembangunannya mulai dikerjakan pada 1406 dan memakan waktu sekitar 14 tahun dengan mempekerjakan 100.000 seniman ahli dan jutaan buruh.

Baca juga: Sempat Kena Kontroversi, Jisoo BLACKPINK dan Drama Snowdrop Masuk Nominasi Blue Dragon Series Awards 2022

Bahan bangunan yang digunakan pun tidak sembarangan. Mereka menggunakan batang kayu nanmu atau phoebe zhennan dan balok marmer besar dari tambang dekat Beijing. Lantainya juga dilapisi dengan batu bata emas.

Barulah sejak tahun 1420, Forbidden City menjadi rumah bagi 24 Kaisar, keluarga hingga para pelayannya selama periode Dinasti Ming dan Dinasti Qing.


Informasi Anda Genggam


Loading...