Penjelasan Resmi Singapura Tolak UAS: Terang-terangan Sebut Non-Muslim Kafir

Amerita
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:39 WIB
ilustrasi R24/ame ilustrasi
Bea Cukai

RIAU24.COM - Ustadz Abdul Somad ditolak masuk di Singapura pada Senin (16/5).

Baca juga: Ini Cara Sri Mulyani Tempuh S2 di Negeri Orang Sambil Jaga Anak


Kementerian Dalam Negeri Singapura (MHA) mengatakan bahwa awalnya Ustadz Abdul Somad tiba di Singapura pada Senin tersebut dan dipulangkan ke Batam pada hari yang sama.

Enam orang lainnya yang pergi bersama sang khatib juga dilarang masuk ke Singapura, padahal mereka semua sudah tiba di Terminal Feri Tanah Merah.

Baca juga: Rayakan Ulang Tahun ke 38, Chicco Jerikho Unggah foto Bareng Keluarga Kecil


Alhasil, Abdul Somad dan enam orang lainnya diangkut dengan kapal feri kembali ke Batam.

Dilansir dari media Singapura, Abdul Somad dilarang masuk lantaran dikenal sebagai penyebar ajaran ekstermis dan segregasi, yang karena nya tak dapat diterima di masyarakat multi-ras dan multi-agama Singapura.

“Misalnya, Somad telah memberitakan bahwa bom bunuh diri adalah sah dalam konteks konflik Israel-Palestina, dan dianggap sebagai operasi 'syahid'” ujar MHA.

“Dia juga membuat komentar yang merendahkan anggota komunitas agama lain, seperti Kristen, dengan menggambarkan salib Kristen sebagai tempat tinggal 'jin kafir (roh/setan)'” tambah MHA. 

MHA menambahkan bahwa Somad juga secara terbuka menyebut non-Muslim sebagai “kafir”.

 


Singapura
Informasi Anda Genggam


Loading...