Harga TBS Anjlok, Ketua DPRD Riau Minta Pemerintah Konsisten Perjuangkan Masyarakat

Riko
Rabu, 18 Mei 2022 | 11:21 WIB
Yulisman R24/riko Yulisman
Bea Cukai

RIAU24.COM - Ketua DPRD Riau Yulisman meminta pemerintah harus konsisten memperjuangkan harga tandan buah segar (TBS) yang saat ini anjlok. Menurutnya keputusan terkait nasip petani kelapa sawit itu berada ditangan pemerintah.  

Baca juga: Sudutkan Pemrov Riau Soal Banjir Pekanbaru, Iwan Fatah Minta Roni Pasla Ngomong Pakai Data

Demikian disampaikan Yulisman kepada Riau24.com kemarin usai menghadiri rapat dengan pemerintah terkait anjloknya harga TBS. Selasa (17/5/2022).

"Karna itu domainya pemerintah, maka dari itu mereka harus konsisten memperjuangkan TBS masyarakat karna mereka yang membuat aturan dan menghimbau pada perusahaan,"kata Yulisman.

Kepada stakeholder juga demikian, politisi Golkar ini juga menghimbau untuk bahu membahu agar harga TBS ini kembali stabil, karna anjloknya harga TBS saat ini membuat petani kelapa sawit menjerit ditambah lagi dampaknya larangan ekspor oleh pemerintah pusat.

"Tidak hanya TBS yang distabilkan, harga pupuk juga demikian. Karna saya melihat turunya harga TBS dilapangan tidak diikuti dengan penurunan harga pupuk. Maka dari itu item ini perlu diperhatikan oleh pemerintah saat ini,"pungkasnya. 

Baca juga: Moge Dikawal Polisi di Tol Pekanbaru - Bangkinang, Polda Riau: Masih Dalam Pengerjaan, Siapa Saja Boleh Lewat Dengan Izin

Menurutnya lagi, kebijakan larangan ekspor selain berdampak penurunan harga TBS. Rendahnya penyerapan CPO akibat larangan ekspor juga membuat harga TBS tertekan. Sehingga tidak dipungkiri, sejumlah pabrik kelapa sawit dalam waktu dekat akan sulit menerima TBS dari petani karena tanki-tanki penyimpanan CPO yang mulai penuh. Jadi perlu adanya hilirisasi produk sawit.

"Dan adanya program hilirisasi produk sawit dan yang tengah digenjot oleh pemerintah pusat sangat kita dukung. Tapi tentunya diikuti disertai dengan perbaikan infrastruktur dan sumber daya manusia yang siap,"tutupnya.


Informasi Anda Genggam


Loading...