Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Ketahanan Pangan Kuansing Galakkan Sektor Pertanian

Replizar
Rabu, 18 Mei 2022 | 20:59 WIB
Kadis Tanaman Pangan Holtikultura dan Ketahanan Pangan Ir Emmerson. R24/zar Kadis Tanaman Pangan Holtikultura dan Ketahanan Pangan Ir Emmerson.
Bea Cukai

RIAU24.COM Kuansing - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, saat ini terus menggalakkan sektor pertanian, karena menjadi komponen yang sangat vital dalam menjaga ketahanan pangan.

Berdasarkan data dari Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Ketahanan Pangan Kuantan Singingi tahun 2019, luas lahan persawahan sekitar 6.212,59 hektare, lahan tadah hujan sekitar 3.874,1 hektare, dan 2.338,59 lahan irigasi.

Sedangkan sebaran areal persawahan di Kabupaten Kuantan Singingi per kecamatan, yaitu Kecamatan Cerenti seluas 490,32 hektare, Inuman seluas 572,42 haktare, Kuantan Hilir seluas 224,3 hektare, Kuantan Hilir Seberang seluas 563,02 hektare, Pangean seluas 932,5 hektare, Benai seluas 792,28 hektare, Sentajo Raya seluas 282,28 hektare.

Kemudian di Kecamatan Kuantan Tengah seluas 710,3 hektare, Gunung Toar seluas 596,88 hektare, Singingi seluas 70,49 hektare, Hulu Kuantan seluas 166,37 hektare, Kuantan Mudik seluas 768,88 hektare, Pucuk Rantau seluas 42,55 hektare, sementara Kecamatan Logas Tanah Darat dan Singingi Hilir 0 hektare.

" Luas lahan 6.212,59 hektare, luas panen sekitar 11.693 dan produksi total 52.823,64 ton, dengan produktifitas rata-rata 4,52 ton/hektare," ungkap Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kuantan Singingi, Ir. Emmerson ketika dihubungi dikantornya, Kamis (12/5/22).

Dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap beberapa komoditi pertanian khususnya tanaman pangan, beberapa program dari Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Ketahanan Pangan telah dilaksanakan, dan terjadi peningkatan produksi yang menguntungkan petani. 

" Secara keseluruhan peningkatan produksi tersebut, memang belum terpenuhinya ketersediaan terhadap komoditi tertentu, seperti padi atau beras," ujarnya.

Menurutnya, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Ketahanan Pangan Kuantan Singingi, merupakan hasil peleburan dari Dinas Pertanian. Dinas ini terdiri dari Sekretaris, Bidang Tanaman Pangan, Bidang Holtikultura, Bidang Tanaman Pangan dan Bidang Prasarana Sarana dan Penyuluhan. 
 
Dikatakannya, untuk peningkatan usaha pertanian, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Ketahanan Pangan Kuantan Singingi, memperoleh kue pembangunan (APBD) Kuansing sebesar Rp 6 Milyar. " Anggaran sebesar Rp 6 Milyar tersebut, akan dipergunakan untuk pembangunan jalan usaha tani," ujarnya.

Sedangkan jalan usaha tani, katanya, akan dibangun di Lima Kecamatan antara lain yaitu :
1. Muaro Sentajo Kecamatan Sentajo Raya sepanjang 585 Meter,
2. Kampung Tengah Kecamatan Kuantan Hilir sepanjang 560 Meter,
3. Pulau Aro Kecamatan Kuantan Tengah sepanjang 1.400 Meter,
4. Saik Kecamatan Kuantan Mudik sepanjang 1.400 Meter,
5. Pulau Ingu Kecamatan Benai sepanjang 540 Meter,
6. Banuaran Kecamatan Kuantan Hilir sepanjang 585 Meter.


Jalan Usaha Tani yang berada di tengah tengah areal persawahan..

Kemudian, dalam upaya untuk meningkatkan hasil hasil pertanian, pada musim tanam tahun 2022 / 2023 ini, akan menggalakkan Peningkatan Mutu Intensifikasi (PMI), dan Peningkatan Intensifikasi (IP) 200," sebutnya.

Selain melalui APBD Kuansing, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Ketahanan Pangan juga memperoleh bantuan dari APBD Provinsi Riau, dengan kegiatan yaitu :

1. Intensifikasi padi sawah seluas 100 hektare,
2. Penangkar benih padi sawah seluas 40 hektare,
3. Penumbuhan penangkaran benih seluas 1 hektare, 
4. Pengembangan usaha ubi kayu seluas 5 hektare,

Begitu juga melalui APBN, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Ketahanan Pangan memperoleh DAK, dengan kegiatan yaitu :  
1. Budidaya padi lahan kering seluas 368 hektare,
2. Bantuan benih padi bersertifikat seluas 840 hektare, 
3. Pengembangan kedelai seluas 19 hektare, 
4. Bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) sebanyak 9 unit.

Khusus untuk Alsintan, bantuan yang diperoleh antara lain yaitu :
1. Power Thereser sebanyak 4 unit,
2. Corn celler sebanyak 2 unit,
3. Power Thereser Multiguna sebanyak 1 unit, 
4. Packing sebanyak 1 unit,
5. Husker dan Poliser sebanyak 1 unit," ujarnya.

Dijelaskannya, Kabupaten Kuantan Singingi sangat cocok untuk pertanian, oleh sebab itu sangat mungkin bisa dijadikan sebagai sentra produksi komuditas unggulan seperti sayur, bawang, cabe dan buah-buahan.

"Sejauh ini sudah ada beberapa Kelompok Tani (Poktan) yang sudah menjadi sentra dibeberapa kecamatan, seperti di Kecamatan Benai dengan nama Poktan Beken jaya, yang berhasil menjadi sentra kecamatannya. Begitu juga dengan Kecamatan lainnya, seperti Kuantan Mudik, Singingi, Singingi Hilir, Kuantan Tengah, Sentajo Raya," tambahnya.

Sebab, katanya, saat ini perkembangan budidaya pertanian terutama bidang Holtikultura, telah menjadi komoditas unggulan. " Kita terus melakukan monitoring, dan setiap tahun diadakan evaluasi, kita rangking dan kita berikan penghargaan untuk  motivasi kepada petani dan desa," ujarnya.

"Sangat perlu pemanfaatan lahan pekarangan, baik untuk tanaman sayur-sayuran maupun buah buahan," tuturnya. (Replizar)*


Informasi Anda Genggam


Loading...