Menu

Tolak Kedatangan UAS, Pemerintah Singapura Ogah Minta Maaf

Devi 24 May 2022, 11:17
Foto: Dubes Singapura untuk Indonesia (Facebook Kedubes Singapura di Jakarta)
Foto: Dubes Singapura untuk Indonesia (Facebook Kedubes Singapura di Jakarta)

"Itu tak ditujukan pada individu tertentu atau agama tertentu, atau kebangsaan tertentu. Posisi kami berlaku sama untuk semua orang," ungkap Shanmugam.

Dia pun mendesak warga Singapura untuk berhati-hati dan cerdas dalam hal pengkhotbah agama asing dan ajaran yang berpotensi memecah belah. "Terapkan penilaian Anda sendiri - Anda tahu apa yang membuat Singapura berhasil, Anda tahu apa yang baik untuk diri sendiri dan juga masyarakat," ujar Shanmugam.

"Semua orang bebas menjalankan agama mereka di sini. Setiap orang bebas untuk percaya pada Tuhan atau tidak percaya pada Tuhan, atau percaya pada tuhan mana pun yang mereka ingin percayai. Tapi kita tidak perlu melewati batas dan menyerang orang lain," paparnya menambahkan.

Saat ditanya apakah UAS berencana berdakwah di Singapura, Shanmugam mengatakan tak akan membiarkannya datang.

"Posisi kami sangat simpel. Orang seperti ini, kami tidak akan membiarkan mereka datang. Bahkan jika dia (UAS)dalam kunjungan pribadi, itu tidak menghalangi dia untuk mengatakan beberapa hal saat berada di sini, kan.Ini adalah hak kami untuk memutuskan apa yang dibutuhkan bagi keamanan negara kami," kata Shanmugam.

"Kami, Pemerintah, MHA, ISD (Departemen Keamanan Dalam Negeri), turun tangan ketika kami merasakan, menangkap, bahwa ada radikalisasi," katanya seperti dilansir The Straits Times.

Halaman: 23Lihat Semua